TCI F0813 2-Fluoro-4-methylbenzoic Acid merupakan blok pembangun aromatik terfluorinasi dengan tiga elemen struktural yang saling melengkapi, yaitu gugus asam karboksilat, atom fluor pada posisi orto, dan gugus metil pada posisi para terhadap fluor. Susunan substituen ini memberikan pola reaktivitas yang khas dan dapat diprediksi, sehingga senyawa ini menjadi bahan awal yang praktis dalam sintesis senyawa bernitrogen, amida, ester, maupun kerangka heterosiklik. Dalam pekerjaan laboratorium sehari-hari, senyawa ini berfungsi sebagai titik masuk yang efisien menuju molekul target yang lebih rumit tanpa memerlukan tahap fungsionalisasi awal yang panjang.
Karakteristik yang menjadikannya pilihan menarik adalah pengaruh atom fluor pada posisi orto terhadap gugus karboksil. Posisi ini meningkatkan keasaman gugus karboksilat melalui efek induktif dan sekaligus memberi pengaruh sterik serta elektronik pada tahap aktivasi asam, yang berguna ketika peneliti ingin mengendalikan selektivitas reaksi amidasi. Gugus metil pada cincin menyediakan kemungkinan transformasi lanjutan, misalnya oksidasi menjadi gugus karboksil kedua atau halogenasi benzilik, sehingga satu bahan awal dapat mengarah ke beberapa kerangka berbeda. Atom fluor juga menambah ketahanan metabolik pada molekul akhir, alasan yang menjadikan blok pembangun terfluorinasi begitu populer dalam kimia medisinal. Senyawa ini berwujud padatan pada suhu ruang dan ditangani dengan peralatan gelas laboratorium standar.
Laboratorium di Indonesia menggunakan bahan semacam ini pada riset sintesis organik di perguruan tinggi, laboratorium kimia medisinal, serta kegiatan pengembangan bahan aktif skala awal. Kemasan 1 gram dan 5 gram sesuai dengan skala percobaan milimol yang menjadi praktik umum, dan memudahkan peneliti melakukan penjajakan kondisi reaksi sebelum meningkatkan skala. Ketersediaan dalam ukuran kecil juga membantu pengelolaan inventaris bahan kimia laboratorium agar tetap rapi dan terkendali.
Brosur TCI (PDF)
- Fluorination Reagents, Fluorinated Building Blocks 2026-03-18 · hal. 23
Produk TCI terkait
- Sintesis amida terfluorinasi, karena gugus asam karboksilat mudah diaktifkan menjadi asil klorida atau ester aktif untuk dikoplingkan dengan berbagai amina.
- Pembangunan kerangka heterosiklik benzo-terkondensasi, sebab kombinasi gugus karboksil dan substituen cincin memungkinkan siklisasi menuju benzoksazol, benzimidazol, maupun sistem terkait lainnya.
- Modifikasi gugus metil melalui oksidasi atau halogenasi benzilik, sehingga satu bahan awal dapat diarahkan menuju beragam turunan difungsional dengan pola substitusi berbeda.
- Riset kimia medisinal pada seri analog terfluorinasi, karena atom fluor kerap memperbaiki ketahanan metabolik dan mengubah keasaman gugus tetangga secara terukur.
- Pembuatan ester dan prekursor polimer fungsional, sebab reaksi esterifikasi berlangsung lancar dan menghasilkan turunan dengan sifat kelarutan yang dapat disesuaikan kebutuhan.
| Merek | TCI (Tokyo Chemical Industry) |
|---|---|
| Nomor CAS | 7697-23-6 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Fluorinated Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1 g dan 5 g |
| Bentuk fisik | padatan pada suhu ruang |
| Penyimpanan | simpan di tempat sejuk dan kering, wadah tertutup rapat |
Simpan senyawa ini dalam wadah aslinya yang tertutup rapat pada ruang sejuk, kering, dan berventilasi baik, terpisah dari basa kuat serta bahan pengoksidasi. Sebagai asam karboksilat aromatik, bahan ini bersifat iritan bagi kulit, mata, dan saluran pernapasan sehingga penimbangan sebaiknya dilakukan di lemari asam untuk menghindari terhirupnya debu halus. Gunakan sarung tangan nitril, jas laboratorium, dan kacamata pelindung selama penanganan. Pastikan spatula dalam keadaan bersih dan kering agar tidak terjadi kontaminasi silang antarbahan. Tutup rapat kembali wadah setelah pemakaian, beri label yang jelas pada larutan turunan, dan buang limbah melalui jalur limbah kimia laboratorium yang berlaku.
—


