2-Fluoro-N-methylaniline adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan baku dalam sintesis senyawa organik kompleks. Bahan ini sering ditemukan dalam berbagai reaksi kimia yang melibatkan substitusi fluor pada struktur amina. Dalam laboratorium, senyawa ini berperan sebagai komponen penting dalam pembuatan senyawa farmakologis, bahan baku obat, dan senyawa kimia lain yang memerlukan modifikasi struktur dengan grup fluor.
Karena sifatnya yang stabil dan reaktivitas yang terkendali, 2-Fluoro-N-methylaniline menjadi pilihan yang populer dalam reaksi substitusi, reaksi coupling, dan sintesis heterosiklik. Senyawa ini memiliki struktur yang memungkinkan reaksi dengan berbagai reagen seperti asam, basa, dan reagen organik. Ketersediaannya dalam bentuk padat dan kemampuannya untuk larut dalam pelarut organik membuatnya mudah digunakan dalam berbagai skala eksperimen.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian kimia organik, pengembangan obat, dan studi tentang senyawa fluorinasi. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan bahan ini untuk eksperimen yang memerlukan presisi dan konsistensi dalam sintesis senyawa kompleks.
Brosur TCI (PDF)
- Fluorination Reagents, Fluorinated Building Blocks 2026-03-18 · hal. 11
- Sintesis senyawa farmakologis yang memerlukan substitusi fluor untuk meningkatkan aktivitas biologis.
- Reaksi coupling dalam pembuatan senyawa heterosiklik dengan struktur kompleks.
- Pengembangan bahan kimia untuk aplikasi industri seperti plastik dan bahan kimia organik.
- Eksperimen kimia organik untuk studi struktur dan reaktivitas senyawa fluorinasi.
- Penelitian tentang efek substitusi fluor pada sifat kimia dan biologis senyawa amina.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 1978-38-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Fluorinated Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan suhu tinggi |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup dan jauh dari sumber cahaya langsung serta suhu tinggi. Karena bersifat kimia yang relatif stabil, penyimpanan dalam ruangan sejuk dan kering adalah pilihan yang ideal. Penggunaan wadah kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia dianjurkan. Dalam penanganan, harus dihindari kontak langsung dengan kulit dan mata, serta penggunaan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung.
—
