6-Fluorosalicylic Acid adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia untuk sintesis senyawa organofluorin. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium kimia sebagai bahan dasar atau building block dalam pembuatan senyawa kompleks yang memiliki sifat khusus, seperti kestabilan kimia atau aktivitas biologis. Dalam konteks laboratorium, senyawa ini berperan sebagai reaktan dalam reaksi substitusi fluorin atau reaksi penggantian hidroksil.
6-Fluorosalicylic Acid memiliki struktur molekuler yang unik karena mengandung atom fluorin di posisi ke-6 pada rantai salisilat. Sifat ini memberikan keunikan pada reaktivitasnya, sehingga memungkinkan pembentukan senyawa dengan sifat tertentu, seperti polaritas tinggi atau reaktivitas spesifik. Karena kemurnian dan stabilitasnya, senyawa ini dipilih sebagai bahan baku yang andal dalam sintesis senyawa organofluorin.
Dalam laboratorium di Indonesia, 6-Fluorosalicylic Acid digunakan secara luas dalam penelitian kimia murni dan terapan. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium kimia, farmasi, dan industri kimia, terutama dalam penelitian tentang senyawa yang memerlukan substitusi fluorin. Karena kepentingannya dalam sintesis senyawa kompleks, senyawa ini menjadi bagian penting dari persediaan bahan kimia di laboratorium lokal.
Brosur TCI (PDF)
- Fluorination Reagents, Fluorinated Building Blocks 2026-03-18 · hal. 17
- Sintesis senyawa organofluorin untuk pengembangan obat dan bahan kimia
- Reaksi substitusi fluorin dalam sintesis senyawa aromatik
- Pengembangan bahan kimia dengan sifat polaritas tinggi dan reaktivitas spesifik
- Penelitian tentang senyawa yang memerlukan substitusi hidroksil dengan fluorin
- Pembuatan senyawa dengan aktivitas biologis yang terkait dengan struktur fluorin
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 67531-86-6 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Fluorinated Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat (kristal atau serbuk) |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
6-Fluorosalicylic Acid harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari sumber panas dan kelembapan. Bahan ini bersifat korosif dan dapat merusak kulit serta mata, sehingga harus ditangani dengan sarung tangan dan alat pelindung lainnya. Penyimpanan yang tepat akan memastikan stabilitas senyawa dan mencegah reaksi kimia yang tidak diinginkan.
- Umezu dkk. (2003). Regioselective Hydroxysubstitution of Fluorobenzoic Acid Derivatives: Facile Synthesis of Fluorosalicylic Acid Derivatives.. ChemInform doi:10.1002/chin.200332063
- Umezu dkk. (2003). Regio-selective hydroxysubstitution of fluorobenzoic acid derivatives: facile synthesis of fluorosalicylic acid derivatives. Journal of Fluorine Chemistry doi:10.1016/s0022-1139(02)00342-1
- Silla dkk. (2013). Conformational analysis of 6-fluorosalicylic acid. RSC Advances doi:10.1039/c3ra43241f
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.

