Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 331-62-4

3-Fluoro-4-methoxybenzonitrile TCI F0671

3-Fluoro-4-methoxybenzonitrile TCI F0671

Identitas Kimia

Nama lain
4-Cyano-2-fluoroanisole
No. CAS
331-62-4
PubChem
CID 2774548·SID 87560613
Rumus molekul
C8H6FNO
Berat molekul
151.14 g/mol
Kemurnian
>98.0%(GC)
Basis data rujukan
ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
3-fluoro-4-methoxybenzonitrile
SMILES
COC1=C(C=C(C=C1)C#N)F
InChIKey
FEEOVAOEPGQDTJ-UHFFFAOYSA-N
MDL
MDL00215835
Harga reguler Rp 505.050,00
Harga reguler Harga obral Rp 505.050,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

3-Fluoro-4-methoxybenzonitrile adalah senyawa benzonitril tersubstitusi yang membawa atom fluor dan gugus metoksi pada posisi bertetangga di cincin aromatik. Pola substitusi fluor dan metoksi seperti ini sering dijumpai pada molekul bioaktif modern, sehingga bahan ini banyak diposisikan sebagai blok bangunan siap pakai bagi peneliti yang ingin menghindari tahap fluorinasi maupun metilasi tersendiri. Kehadiran gugus nitril memberikan pegangan sintetik yang sangat fleksibel, sebab gugus ini dapat diubah menjadi berbagai gugus fungsi lain melalui reaksi yang sudah mapan dan mudah direproduksi di laboratorium umum.

Karakteristik yang menjadikannya pilihan menarik adalah kombinasi efek elektronik yang saling melengkapi. Atom fluor bersifat menarik elektron secara induktif, sedangkan gugus metoksi menyumbang elektron melalui resonansi, sehingga menghasilkan distribusi kerapatan elektron yang khas pada cincin aromatik. Pola ini memengaruhi regioselektivitas reaksi lanjutan serta sifat fisikokimia molekul akhir seperti lipofilisitas dan stabilitas metabolik. Dari sisi transformasi, gugus nitril dapat direduksi menjadi benzilamina, dihidrolisis menjadi asam benzoat atau benzamida, diubah menjadi tetrazol untuk menggantikan peran gugus asam, atau diadisi oleh reagen organologam menjadi keton aril.

Laboratorium kimia medisinal dan sintesis organik di Indonesia umumnya menggunakan bahan ini pada penyusunan zat antara kandidat obat, terutama ketika cincin aromatik tersubstitusi fluor-metoksi menjadi bagian inti molekul target. Kemasan 1 gram dan 5 gram sesuai untuk kerja skala milimol yang lazim pada penelitian tesis, disertasi, maupun proyek hibah. Ukuran yang ringkas juga memudahkan laboratorium menjaga persediaan beberapa blok bangunan sekaligus tanpa membebani ruang penyimpanan bahan kimia yang sering kali terbatas.

Brosur TCI (PDF)

  • Prekursor benzilamina tersubstitusi melalui reduksi gugus nitril, menghasilkan amina primer aromatik yang menjadi fragmen umum dalam banyak rancangan molekul obat.
  • Sintesis tetrazol sebagai pengganti bioisosterik gugus asam karboksilat, memanfaatkan adisi azida pada nitril untuk memperbaiki profil kelarutan dan permeabilitas senyawa uji.
  • Konversi menjadi asam benzoat atau benzamida melalui hidrolisis terkendali, memberi akses cepat ke turunan karbonil dengan pola substitusi fluor-metoksi yang sama.
  • Reaksi adisi organologam menuju keton aril, karena nitril dapat bereaksi dengan reagen Grignard atau organolitium lalu dihidrolisis menghasilkan keton secara langsung.
  • Pembangunan pustaka senyawa kimia medisinal, sebab kombinasi fluor dan metoksi sering dipakai untuk mengatur lipofilisitas sekaligus menghambat oksidasi metabolik pada cincin aromatik.

Merek TCI
Nomor CAS 331-62-4
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Fluorinated Building Blocks
Ukuran kemasan 1 g dan 5 g
Bentuk fisik padatan kristalin pada suhu ruang
Penyimpanan simpan di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya dalam wadah tertutup rapat

Simpan botol tertutup rapat di lemari bahan kimia yang sejuk dan kering, jauh dari sumber panas, nyala api, serta oksidator kuat. Hindari kontak dengan asam kuat dan basa kuat karena dapat memicu hidrolisis gugus nitril yang tidak dikehendaki selama penyimpanan. Gunakan sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas laboratorium saat menimbang, dan lakukan penanganan di dalam lemari asam bila memungkinkan agar debu halus tidak terhirup. Jaga agar spatula selalu bersih dan kering untuk mencegah kontaminasi silang. Buang sisa bahan dan pelarut bekas melalui jalur limbah kimia organik sesuai prosedur yang berlaku.

—