Formamidine Hydroiodide (FHI) adalah senyawa kimia yang digunakan dalam penelitian material untuk sel surya perovskit. Bahan ini sering ditemukan dalam komposisi aktif sel surya perovskit karena kemampuannya dalam mengatur struktur kristal dan meningkatkan efisiensi konversi energi. Dalam laboratorium, FHI berperan sebagai bahan pembentuk lapisan aktif yang sangat penting untuk pengembangan teknologi energi terbarukan.
Formamidine Hydroiodide memiliki sifat kimia stabil dan kemampuan untuk berikatan dengan berbagai ion logam, sehingga sangat cocok untuk aplikasi dalam sintesis material kompleks. Karakteristik ini membuatnya menjadi pilihan utama dalam penelitian material elektronik. Selain itu, bahan ini memiliki sifat larut dalam pelarut organik, yang memudahkan proses pencampuran dan aplikasi dalam proses pelapisan.
Dalam konteks laboratorium di Indonesia, produk ini digunakan oleh peneliti di berbagai institusi pendidikan dan lembaga riset untuk pengembangan teknologi sel surya perovskit. Bahan ini mendukung penelitian yang bertujuan meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan energi terbarukan di wilayah Indonesia.
- Penelitian sel surya perovskit untuk meningkatkan efisiensi konversi energi
- Sintesis material aktif untuk lapisan perovskit dalam sel fotovoltaik
- Pengembangan teknologi energi terbarukan berbasis material organik
- Uji karakteristik material elektronik untuk aplikasi industri
- Penelitian struktur kristal dan sifat optik material komposit
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 879643-71-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Materials Science > Electronic Materials > Perovskite Solar Cell (PSC) Materials |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g, 25g, 100g |
| Bentuk fisik | Padat (serbuk) |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari kelembapan |
Formamidine Hydroiodide harus disimpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari sumber panas serta kelembapan. Bahan ini bersifat higroskopis, sehingga perlu diperhatikan kondisi penyimpanan agar tidak mengalami penurunan kualitas. Dalam penggunaan, pastikan menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung.
—

