Methylamine Hydroiodide (MHI) adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai penelitian ilmiah, terutama dalam bidang material elektronik dan energi. Bahan ini memiliki peran penting dalam pembuatan sel surya perovskit (PSC), yang merupakan salah satu teknologi terkini dalam pengembangan energi terbarukan. MHI berfungsi sebagai bahan pembentuk lapisan aktif dalam sel surya perovskit, membantu meningkatkan efisiensi konversi energi matahari menjadi listrik.
MHI memiliki sifat kimia yang stabil dan kemampuan untuk berinteraksi dengan berbagai material organik dan anorganik. Kandungan air yang rendah pada produk ini memastikan kualitas tinggi dan konsistensi dalam penggunaan berulang. Sifat ini menjadikannya pilihan yang ideal untuk penelitian yang membutuhkan presisi dan akurasi tinggi.
Di laboratorium di Indonesia, MHI digunakan dalam penelitian terkait energi terbarukan dan material elektronik. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan produk ini untuk eksperimen yang bertujuan mengembangkan teknologi sel surya yang lebih efisien dan ramah lingkungan.
- Pembuatan sel surya perovskit untuk pengujian efisiensi konversi energi
- Penelitian tentang sifat optik dan elektronik material organik
- Pengembangan bahan aktif untuk perangkat elektronik organik
- Eksperimen kimia untuk sintesis material dengan struktur kompleks
- Uji kinerja dan stabilitas material dalam lingkungan tertentu
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 14965-49-2 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Materials Science > Electronic Materials > Perovskite Solar Cell (PSC) Materials |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g, 25g, 100g |
| Bentuk fisik | Padat (serbuk) |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Methylamine Hydroiodide harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering untuk mencegah penyerapan kelembapan. Hindari paparan langsung sinar matahari dan udara lembap. Gunakan wadah berbahan plastik atau kaca yang tahan terhadap reaksi kimia. Selama penanganan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker, karena bahan ini dapat menyebabkan iritasi jika terkena kulit atau mata.
- Thangaraj dkk. (2020). Evanescent wave optical fibre ammonia sensor with methylamine hydroiodide. IET Optoelectronics doi:10.1049/iet-opt.2019.0144
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
