TCI G0089 Triolein adalah triasilgliserol yang terdiri atas gliserol dengan tiga rantai asam oleat tak jenuh tunggal. Karena ikatan rangkap cis pada setiap rantainya mencegah pengemasan kristal yang rapat, senyawa ini berwujud cairan berminyak pada suhu ruang, berbeda dengan trigliserida jenuh yang padat. Di laboratorium, Triolein adalah lipid model paling representatif untuk minyak nabati alami dan lemak netral tubuh, sehingga menjadi pilihan utama pada kajian metabolisme lipid, emulsi lemak, dan pengujian enzim pencernaan.
Sifat yang membuat Triolein banyak dipakai adalah kemampuannya membentuk emulsi lemak yang halus dan stabil bersama fosfolipid, serta wujud cairnya yang membuat pengambilan dan penakaran dapat dilakukan secara volumetrik tanpa proses pemanasan. Molekulnya menyediakan tiga ikatan ester yang seragam sehingga kinetika hidrolisis oleh lipase menjadi lebih mudah dimodelkan. Namun ikatan rangkap tak jenuh membuatnya lebih peka terhadap oksidasi dibandingkan trigliserida jenuh, sehingga penyimpanan yang benar dan pembatasan kontak dengan udara sangat menentukan mutu hasil percobaan.
Di Indonesia, Triolein digunakan pada penelitian biokimia gizi, farmakologi, teknologi pangan, dan pengujian enzim di universitas maupun lembaga riset. Bahan ini menjadi pengganti representatif bagi minyak sawit dan minyak nabati lain ketika peneliti membutuhkan lipid dengan komposisi yang pasti. Dua pilihan kemasan, 25 g dan 100 g, memungkinkan laboratorium memilih jumlah kecil untuk uji enzim rutin atau jumlah lebih besar bagi penelitian emulsi dan formulasi yang memerlukan volume lipid lebih banyak.
- Substrat baku pengukuran aktivitas lipase pankreas, karena ketiga ester oleatnya seragam sehingga laju hidrolisis dapat dimodelkan secara kinetik dengan andal.
- Fase minyak pada pembuatan emulsi lemak model, sebab wujud cairnya membentuk tetesan halus yang stabil ketika diemulsikan bersama fosfolipid pengemulsi.
- Lipid acuan pada kajian metabolisme dan penyerapan lemak, karena strukturnya menyerupai trigliserida netral yang dominan pada minyak nabati maupun jaringan tubuh.
- Standar pembanding analisis minyak dan lemak, sebab identitas rantai oleatnya membantu penetapan puncak trigliserida tak jenuh pada kromatografi gas atau cair.
- Bahan pembentuk inti nanoemulsi dan pembawa zat lipofilik, karena kemampuannya melarutkan senyawa nonpolar membuat muatan zat aktif dapat ditingkatkan secara berarti.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 122-32-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Life Science > Biochemicals and Reagents > Lipids |
| Ukuran kemasan | 25 g dan 100 g |
| Bentuk fisik | cairan berminyak, tak berwarna hingga kuning muda |
| Penyimpanan | tempat sejuk, terlindung cahaya, sebaiknya di bawah gas inert sesuai anjuran label produsen |
Karena mengandung ikatan rangkap tak jenuh, Triolein perlu dilindungi dari udara, cahaya, dan panas agar tidak mengalami oksidasi. Simpan botol aslinya tertutup rapat di tempat sejuk dan gelap, dan ikuti anjuran suhu penyimpanan pada label maupun lembar data keselamatan produsen; bila tersedia, pembilasan dengan gas inert sebelum wadah ditutup sangat dianjurkan. Ambil bahan dengan pipet bersih dan kering, hindari kontaminasi silang, serta usahakan wadah tidak terbuka lama. Kenakan sarung tangan, pelindung mata, dan jas laboratorium, lalu bersihkan tumpahan segera karena sifat berminyaknya membuat permukaan menjadi licin.
- Ishikawa dkk. (2001). Movements of dietary triolein and cholestane in the digestive tract of prawnMarsupenaeus japonicus. Aquaculture Research doi:10.1046/j.1355-557x.2001.00055.x
- Kim dkk. (2013). Hemorrhage in cerebral fat embolisms in a cat model using triolein dependent on the physical properties of triolein. Japanese Journal of Radiology doi:10.1007/s11604-013-0265-x
- Lu dkk. (2003). Accumulation of organochlorinated pesticides by triolein-containing semipermeable membrane device (triolein-SPMD) and rainbow trout. Water Research doi:10.1016/s0043-1354(03)00003-4
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
