Tricaprin adalah senyawa lipid yang digunakan dalam berbagai eksperimen biokimia dan penelitian ilmiah. Sebagai trigliserida yang terdiri dari tiga asam lemak kaprilat, Tricaprin memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat digunakan dalam berbagai reaksi kimia serta analisis biologis. Bahan ini sering ditemukan dalam penelitian terkait metabolisme lipid, nutrisi, dan studi tentang fungsi lipid dalam tubuh manusia. Dalam laboratorium, Tricaprin digunakan sebagai bahan baku untuk sintesis senyawa lain atau sebagai reagen dalam uji kualitatif dan kuantitatif.
Tricaprin memiliki karakteristik fisika dan kimia yang membuatnya menjadi pilihan yang tepat dalam berbagai aplikasi. Senyawa ini bersifat tidak berwarna, berbentuk padat, dan memiliki titik leleh yang relatif tinggi. Karena sifatnya yang tidak mudah terurai, Tricaprin cocok untuk penggunaan dalam kondisi yang memerlukan stabilitas kimia. Selain itu, Tricaprin tidak mengandung bahan tambahan yang berpotensi merusak, sehingga aman digunakan dalam eksperimen yang memerlukan kebersihan dan keakuratan.
Di laboratorium Indonesia, Tricaprin digunakan dalam berbagai penelitian terkait nutrisi, farmakologi, dan biokimia. Bahan ini sering dipakai dalam penelitian yang memerlukan senyawa lipid stabil dan mudah disimpan. Karena ketersediaannya yang baik dan sifat kimianya yang baik, Tricaprin menjadi bahan yang sangat diminati oleh para peneliti di berbagai institusi pendidikan dan penelitian di Indonesia.
Brosur TCI (PDF)
- Lipids 2025-12-17 · hal. 17
- Tricaprin digunakan dalam studi metabolisme lipid untuk memahami proses pencernaan dan penyerapan lemak dalam tubuh.
- Bahan ini cocok untuk uji kualitatif dalam analisis komponen lipid dalam sampel biologis.
- Tricaprin sering dipakai dalam sintesis senyawa kimia yang memerlukan struktur lipid sebagai dasar.
- Bahan ini digunakan dalam penelitian nutrisi untuk mengevaluasi efek lipid pada kesehatan manusia.
- Tricaprin juga diterapkan dalam uji toksisitas untuk menilai dampak jangka panjang dari konsumsi lipid tertentu.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 621-71-6 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Life Science > Biochemicals and Reagents > Lipids |
| Ukuran kemasan | 10g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan udara |
Tricaprin harus disimpan dalam wadah tertutup yang kedap udara untuk mencegah penguapan dan kontaminasi. Tempat penyimpanan yang ideal adalah di ruangan dengan suhu kamar dan kelembapan rendah. Jangan menyimpan bahan ini di tempat yang terkena sinar matahari langsung atau berdekat dengan bahan kimia yang bersifat korosif. Selama penyimpanan, pastikan wadah tidak bocor dan terhindar dari paparan udara bebas. Dalam penggunaan, selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau mata.
- Eiteman dkk. (1994). Heat capacity of the triglycerides: Tricaproin, tricaprylin and tricaprin. Journal of the American Oil Chemists' Society doi:10.1007/bf02540673
- Yagi dkk. (1991). Formation of monohydroxy-n-nonane-2-ones from tricaprin by Fusarium avenaceum f. sp. fabae IFO 7158. Journal of Fermentation and Bioengineering doi:10.1016/0922-338x(91)90105-p
- Schaefer dkk. (2002). Effect of tricaprin on the physical characteristics and in vitro release of etoposide from PLGA microspheres. Biomaterials doi:10.1016/s0142-9612(02)00053-4
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.

