Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 1149-16-2

Glyoxal Bis(2-hydroxyanil) TCI G0153

Glyoxal Bis(2-hydroxyanil) TCI G0153

Identitas Kimia

No. CAS
1149-16-2
PubChem
CID 96335·SID 87570351
Rumus molekul
C14H12N2O2
Berat molekul
240.26 g/mol
Kemurnian
>98.0%(HPLC)(N)
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
2-[2-(2-hydroxyphenyl)iminoethylideneamino]phenol
SMILES
C1=CC=C(C(=C1)N=CC=NC2=CC=CC=C2O)O
InChIKey
FZKAPSZEPRQQGK-UHFFFAOYSA-N
MDL
MDL00002183
Harga reguler Rp 1.298.850,00
Harga reguler Harga obral Rp 1.298.850,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 4-5 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Glyoxal Bis(2-hydroxyanil), sering disingkat GBHA, adalah senyawa basa Schiff hasil kondensasi glioksal dengan dua molekul 2-aminofenol. Struktur simetrisnya memiliki dua gugus imina dan dua gugus hidroksil fenolik yang tersusun sedemikian rupa sehingga sangat sesuai untuk mengikat ion logam. Di laboratorium, senyawa ini dikenal luas sebagai pereaksi pengompleks klasik pada analisis kimia, terutama untuk penentuan kalsium secara spektrofotometri, sekaligus sebagai ligan tetradentat pada penelitian kimia koordinasi dan sintesis kompleks logam transisi.

Karakteristik utama yang membuat GBHA dipilih adalah kemampuannya membentuk kompleks berwarna kuat dengan ion logam tertentu pada kondisi basa, sehingga perubahan warna yang dihasilkan dapat diukur langsung menggunakan spektrofotometer UV-Vis tanpa memerlukan instrumen mahal. Selektivitasnya terhadap kalsium pada rentang pH tertentu menjadikannya metode alternatif yang ekonomis dibandingkan teknik berbasis spektroskopi atom. Sebagai ligan, susunan donor N₂O₂ pada kerangka salen-like memungkinkan pembentukan kompleks stabil dengan tembaga, nikel, dan kobalt, yang banyak dipelajari pada riset katalisis serta material magnetik.

Laboratorium di Indonesia umumnya memanfaatkan GBHA pada praktikum kimia analitik, penelitian analisis air dan mineral, pengujian kandungan kalsium pada sampel pangan atau bahan bangunan, serta riset kimia anorganik di perguruan tinggi. Ketersediaan kemasan 5 g memudahkan laboratorium pendidikan yang memakai bahan ini secara berkala dalam jumlah kecil, sedangkan kemasan 25 g cocok bagi laboratorium pengujian maupun riset yang menjalankan analisis rutin dengan jumlah sampel lebih banyak.

  • Penentuan kalsium spektrofotometri: membentuk kompleks berwarna pada kondisi basa sehingga kadar kalsium dapat dibaca langsung menggunakan spektrofotometer UV-Vis yang umum tersedia.
  • Sintesis ligan basa Schiff: menjadi ligan tetradentat siap pakai bagi peneliti yang membangun kompleks logam transisi untuk kajian katalisis maupun struktur kristal.
  • Analisis air dan mineral: dipakai pada pemeriksaan kesadahan serta kandungan logam alkali tanah dalam sampel air, tanah, dan bahan mineral laboratorium.
  • Indikator logam pada titrasi: perubahan warna kompleksnya dimanfaatkan sebagai penanda titik akhir pada beberapa prosedur titrasi kompleksometri yang dikembangkan peneliti.
  • Praktikum kimia koordinasi: digunakan untuk mendemonstrasikan pembentukan kompleks berwarna dan konsep bilangan koordinasi kepada mahasiswa secara visual dan terukur.

Merek TCI
Nomor CAS 1149-16-2
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 5 g dan 25 g
Bentuk fisik padatan kristalin atau serbuk berwarna, umumnya kekuningan hingga kecokelatan
Penyimpanan tempat sejuk dan kering, wadah tertutup rapat, terlindung dari cahaya

Simpan GBHA dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan gelap, karena senyawa basa Schiff dengan gugus fenolik dapat mengalami perubahan warna atau penurunan mutu bila terpapar cahaya, udara lembap, maupun panas berkepanjangan. Gunakan botol kaca gelap atau wadah asli yang dilindungi dari sinar langsung. Kenakan sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas laboratorium, serta lakukan penimbangan di area berventilasi baik agar debu halus tidak terhirup. Larutan kerja sebaiknya dibuat segar sesuai kebutuhan analisis dan disimpan terpisah dari asam kuat maupun oksidator.

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.