Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 332360-05-1

Glyoxal Sodium Bisulfite Hydrate (contains oligomers) TCI G0154

Glyoxal Sodium Bisulfite Hydrate (contains oligomers) TCI G0154

Identitas Kimia

No. CAS
332360-05-1
PubChem
CID 16211366·SID 87570352
Rumus molekul
C2H2O2.2NaHSO3.xH2O
Berat molekul
266.15 g/mol
Kemurnian
>90.0%(T)
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
disodium;1,2-dihydroxyethane-1,2-disulfonate;hydrate
SMILES
C(C(O)S(=O)(=O)[O-])(O)S(=O)(=O)[O-].O.[Na+].[Na+]
InChIKey
JQYGKJGYGOFFIK-UHFFFAOYSA-L
MDL
MDL00007516
Harga reguler Rp 477.750,00
Harga reguler Harga obral Rp 477.750,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Glyoxal Sodium Bisulfite Hydrate adalah adduk hasil reaksi glioksal dengan natrium bisulfit, disediakan dalam bentuk hidrat dan mengandung oligomer sesuai keterangan produk. Senyawa ini pada dasarnya merupakan bentuk glioksal yang "dikunci" sebagai garam bisulfit padat, sehingga jauh lebih mudah ditimbang, disimpan, dan ditangani dibandingkan larutan glioksal yang reaktif. Di laboratorium, bahan ini berfungsi sebagai sumber glioksal terkendali yang dapat dibebaskan kembali pada kondisi reaksi tertentu, sekaligus sebagai blok bangunan dua karbon dalam sintesis organik.

Keunggulan utamanya terletak pada kestabilan dan kepraktisan. Bentuk padat memungkinkan penimbangan stoikiometri yang akurat tanpa perlu mengoreksi kadar air atau derajat polimerisasi seperti pada larutan glioksal berair. Adduk bisulfit juga menekan reaksi samping akibat reaktivitas aldehida bebas selama penyimpanan, sehingga mutu bahan lebih terjaga. Ketika dibutuhkan, gugus karbonil dapat dipulihkan dengan perlakuan basa atau kondisi reaksi yang sesuai, membuat senyawa ini sangat berguna pada sintesis heterosiklik, reaksi multikomponen, serta pembuatan turunan kondensasi dengan amina dan senyawa nitrogen.

Laboratorium di Indonesia menilai bentuk padat ini menguntungkan karena kondisi iklim tropis yang lembap dan hangat sering mempercepat perubahan mutu pereaksi aldehida cair. Kemasan 25 g cocok untuk laboratorium sintesis organik perguruan tinggi, riset kimia medisinal, maupun unit pengembangan produk yang menjalankan percobaan skala milimolar. Ukuran ini memadai untuk serangkaian percobaan optimasi tanpa menyisakan stok besar yang berpotensi menurun mutunya sebelum habis terpakai.

  • Sumber glioksal padat terkendali: memungkinkan pelepasan gugus aldehida secara bertahap sehingga reaksi kondensasi berlangsung lebih terkendali dibandingkan penambahan larutan glioksal langsung.
  • Sintesis heterosiklik nitrogen: dipakai pada pembuatan imidazol, kuinoksalin, dan turunan sejenis melalui reaksi dengan diamina aromatik maupun senyawa amidina.
  • Reaksi multikomponen: menjadi komponen dikarbonil dalam prosedur satu wadah yang menggabungkan amina, aldehida, dan pereaksi lain untuk membangun kerangka kompleks.
  • Pembuatan turunan basa Schiff: bereaksi dengan amina primer menghasilkan ligan diimina yang selanjutnya dipakai pada riset kimia koordinasi dan katalisis.
  • Penanganan gugus aldehida pada sintesis bertingkat: bentuk adduk bisulfit berperan sebagai pelindung sementara sehingga karbonil terlindungi selama tahap reaksi lain.

Merek TCI
Nomor CAS 332360-05-1
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 25 g
Bentuk fisik padatan serbuk berwarna putih hingga nyaris putih, mengandung oligomer sesuai keterangan produk
Penyimpanan tempat sejuk dan kering, wadah tertutup rapat, hindari kelembapan tinggi

Simpan bahan ini dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan berventilasi baik, jauh dari asam kuat karena adduk bisulfit dapat melepaskan gas belerang dioksida bila terkena asam. Hindari penyimpanan di ruang lembap agar serbuk tidak menggumpal dan kadar hidratnya tidak berubah. Lakukan penimbangan menggunakan spatula bersih dan kering, sebaiknya di dalam lemari asam atau area berventilasi baik untuk menghindari terhirupnya debu. Gunakan sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas laboratorium, lalu tutup rapat kemasan segera setelah digunakan.

—