Glyoxal Sodium Bisulfite Hydrate adalah adduk hasil reaksi glioksal dengan natrium bisulfit, disediakan dalam bentuk hidrat dan mengandung oligomer sesuai keterangan produk. Senyawa ini pada dasarnya merupakan bentuk glioksal yang "dikunci" sebagai garam bisulfit padat, sehingga jauh lebih mudah ditimbang, disimpan, dan ditangani dibandingkan larutan glioksal yang reaktif. Di laboratorium, bahan ini berfungsi sebagai sumber glioksal terkendali yang dapat dibebaskan kembali pada kondisi reaksi tertentu, sekaligus sebagai blok bangunan dua karbon dalam sintesis organik.
Keunggulan utamanya terletak pada kestabilan dan kepraktisan. Bentuk padat memungkinkan penimbangan stoikiometri yang akurat tanpa perlu mengoreksi kadar air atau derajat polimerisasi seperti pada larutan glioksal berair. Adduk bisulfit juga menekan reaksi samping akibat reaktivitas aldehida bebas selama penyimpanan, sehingga mutu bahan lebih terjaga. Ketika dibutuhkan, gugus karbonil dapat dipulihkan dengan perlakuan basa atau kondisi reaksi yang sesuai, membuat senyawa ini sangat berguna pada sintesis heterosiklik, reaksi multikomponen, serta pembuatan turunan kondensasi dengan amina dan senyawa nitrogen.
Laboratorium di Indonesia menilai bentuk padat ini menguntungkan karena kondisi iklim tropis yang lembap dan hangat sering mempercepat perubahan mutu pereaksi aldehida cair. Kemasan 25 g cocok untuk laboratorium sintesis organik perguruan tinggi, riset kimia medisinal, maupun unit pengembangan produk yang menjalankan percobaan skala milimolar. Ukuran ini memadai untuk serangkaian percobaan optimasi tanpa menyisakan stok besar yang berpotensi menurun mutunya sebelum habis terpakai.
Produk TCI terkait
- TCI G0152 107-22-2 Glyoxal (39% in Water, ca. 8.8mol/L)
- TCI B0526 5655-61-8 Bornyl Acetate (contains ca. 20% Isobornyl Acetate)
- TCI S0315 22411-24-1 Triammonium 4-Sulfophthalate (contains 3-Sulfophthalate)
- TCI S0136 89-08-7 4-Sulfophthalic Acid (contains 3-Sulfophthalic Acid) (ca 50% in Water)
- TCI S0012 87-20-7 Isoamyl Salicylate (contains 2-Methylbutyl Salicylate)
- TCI P3165 593-29-3 Potassium Stearate (contains Potassium Palmitate)
- Sumber glioksal padat terkendali: memungkinkan pelepasan gugus aldehida secara bertahap sehingga reaksi kondensasi berlangsung lebih terkendali dibandingkan penambahan larutan glioksal langsung.
- Sintesis heterosiklik nitrogen: dipakai pada pembuatan imidazol, kuinoksalin, dan turunan sejenis melalui reaksi dengan diamina aromatik maupun senyawa amidina.
- Reaksi multikomponen: menjadi komponen dikarbonil dalam prosedur satu wadah yang menggabungkan amina, aldehida, dan pereaksi lain untuk membangun kerangka kompleks.
- Pembuatan turunan basa Schiff: bereaksi dengan amina primer menghasilkan ligan diimina yang selanjutnya dipakai pada riset kimia koordinasi dan katalisis.
- Penanganan gugus aldehida pada sintesis bertingkat: bentuk adduk bisulfit berperan sebagai pelindung sementara sehingga karbonil terlindungi selama tahap reaksi lain.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 332360-05-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25 g |
| Bentuk fisik | padatan serbuk berwarna putih hingga nyaris putih, mengandung oligomer sesuai keterangan produk |
| Penyimpanan | tempat sejuk dan kering, wadah tertutup rapat, hindari kelembapan tinggi |
Simpan bahan ini dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan berventilasi baik, jauh dari asam kuat karena adduk bisulfit dapat melepaskan gas belerang dioksida bila terkena asam. Hindari penyimpanan di ruang lembap agar serbuk tidak menggumpal dan kadar hidratnya tidak berubah. Lakukan penimbangan menggunakan spatula bersih dan kering, sebaiknya di dalam lemari asam atau area berventilasi baik untuk menghindari terhirupnya debu. Gunakan sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas laboratorium, lalu tutup rapat kemasan segera setelah digunakan.
—

