TCI

CAS 1323-39-3

Propylene Glycol Monostearate (contains ca. 35% Monopalmitate) TCI P0614

Propylene Glycol Monostearate (contains ca. 35% Monopalmitate) TCI P0614

Identitas Kimia

No. CAS
1323-39-3
PubChem
CID 14878·SID 87574777
Rumus molekul
C21H42O3
Berat molekul
342.6 g/mol
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
2-hydroxypropyl octadecanoate
SMILES
CCCCCCCCCCCCCCCCCC(=O)OCC(C)O
InChIKey
FKOKUHFZNIUSLW-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 477.750,00
Harga reguler Harga obral Rp 477.750,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Propylene Glycol Monostearate (contains ca. 35% Monopalmitate) dari TCI (kode produk P0614) adalah ester asam lemak dari propilena glikol, berupa campuran yang terutama terdiri atas monostearat dan mengandung sekitar 35% monopalmitat. Senyawa ini termasuk surfaktan nonionik yang bersifat amfifilik: satu sisi molekul berupa rantai asam lemak panjang yang suka minyak, dan sisi lain membawa gugus hidroksil bebas yang lebih polar. Di laboratorium, bahan ini dipakai untuk riset emulsi, formulasi, dan sistem berbasis lipid.

Bahan ini dipilih karena berfungsi sebagai pengemulsi dan penstabil yang lembut. Rantai stearil dan palmitil yang jenuh membuatnya umumnya berupa padatan seperti lilin pada suhu ruang, sehingga dapat memberi kekentalan dan struktur pada krim atau emulsi. Karena tidak bermuatan, sifatnya relatif tidak terpengaruh oleh pH atau ion dalam formulasi. Komposisinya yang jelas, yaitu campuran monostearat dengan proporsi monopalmitat tertentu, membantu peneliti mendapatkan hasil yang lebih konsisten saat membandingkan formulasi antar-percobaan.

Di laboratorium Indonesia, bahan ini relevan bagi riset teknologi farmasi, terutama pengembangan sediaan topikal dan nanopartikel lipid padat, serta bagi laboratorium teknologi pangan dan kosmetik yang mempelajari stabilitas emulsi, tekstur, dan aerasi produk. Bahan ini juga berguna dalam riset oleokimia, bidang yang terkait erat dengan industri turunan sawit di Indonesia. Kemasan 25g cukup untuk serangkaian percobaan formulasi skala laboratorium.

  • Pengemulsi dalam riset emulsi: struktur amfifilik nonionik membuat bahan ini mampu menstabilkan antarmuka minyak dan air, sehingga cocok untuk mempelajari pembentukan dan stabilitas emulsi.
  • Formulasi sediaan topikal: sifatnya yang seperti lilin dan berfungsi sebagai pengemulsi membantu membentuk krim dan salep dengan tekstur stabil dalam riset teknologi farmasi dan kosmetik.
  • Nanopartikel lipid padat: rantai asam lemak jenuh yang padat pada suhu ruang menjadikannya kandidat komponen matriks lipid dalam riset pembawa obat berbasis lipid padat.
  • Riset teknologi pangan: ester propilena glikol dikenal dalam kajian aerasi dan stabilisasi struktur pangan, sehingga bahan ini berguna untuk mempelajari pengaruh pengemulsi terhadap tekstur produk.
  • Studi oleokimia dan surfaktan: sebagai ester asam lemak dengan komposisi yang jelas, bahan ini berguna sebagai pembanding untuk mengkaji sifat antarmuka dan perilaku fase surfaktan nonionik berbasis lemak.

Merek TCI (kode produk P0614)
Nomor CAS 1323-39-3
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 25g
Bentuk fisik umumnya padatan seperti lilin (rincian lihat label dan CoA)
Penyimpanan wadah tertutup rapat, tempat sejuk dan kering, terlindung dari panas
  • Komposisi: monostearat propilena glikol yang mengandung sekitar 35% monopalmitat

Simpan bahan ini dalam wadah aslinya yang tertutup rapat, di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari panas dan cahaya langsung, karena suhu tinggi dapat melunakkan bahan dan paparan udara yang lama dapat menurunkan mutu ester asam lemak. Jauhkan dari oksidator kuat. Saat melelehkan bahan untuk formulasi, panaskan perlahan dan merata, misalnya di penangas air. Gunakan sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas laboratorium sesuai praktik laboratorium yang baik, hindari debu atau uap dari bahan yang dipanaskan, dan ikuti SDS dari produsen.

  • He dkk. (2019). Carvacrol Loaded Solid Lipid Nanoparticles of Propylene Glycol Monopalmitate and Glyceryl Monostearate: Preparation, Characterization, and Synergistic Antimicrobial Activity. Nanomaterials doi:10.3390/nano9081162
  • Aleong dkk. (2008). Ice Recrystallization Inhibition in Ice Cream by Propylene Glycol Monostearate. Journal of Food Science doi:10.1111/j.1750-3841.2008.00954.x
  • (2001). Final Report on the Safety Assessment of PEG-25 Propylene Glycol Stearate, PEG-75 Propylene Glycol Stearate, PEG-120 Propylene Glycol Stearate, PEG-10 Propylene Glycol, PEG-8 Propylene Glycol Cocoate, and PEG-55 Propylene Glycol Oleate. International Journal of Toxicology doi:10.1080/10915810152902556

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.