Propylene Glycol 1-Methyl Ether 2-Acetate (CAS No. 108-65-6) adalah senyawa kimia yang sering digunakan dalam berbagai aplikasi laboratorium. Bahan ini memiliki struktur molekuler yang kompleks dan merupakan salah satu dari senyawa pembangun dasar (building blocks) dalam sintesis senyawa organik. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai pelarut, bahan bantu dalam reaksi kimia, atau sebagai komponen dalam pembuatan produk kimia tertentu. Karena sifatnya yang tidak beracun dan relatif stabil, senyawa ini menjadi pilihan yang aman untuk digunakan dalam berbagai eksperimen kimia.
Propylene Glycol 1-Methyl Ether 2-Acetate memiliki sifat kimia yang sangat menarik, termasuk daya larut yang baik dalam pelarut organik dan ketahanan terhadap reaksi kimia tertentu. Senyawa ini juga memiliki titik didih yang tinggi dan volatilitas yang rendah, sehingga memudahkan dalam penggunaannya dalam proses sintesis. Karakteristik ini membuatnya cocok untuk digunakan dalam berbagai reaksi kimia yang membutuhkan pelarut stabil dan tidak mudah menguap.
Dalam konteks laboratorium di Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian bidang kimia organik, farmasi, dan industri kimia. Karena kehandalannya dalam berbagai aplikasi, senyawa ini menjadi bahan yang sangat diminati oleh para peneliti dan praktisi di berbagai institusi pendidikan dan industri di Indonesia.
Produk TCI terkait
- TCI B0700 112-07-2 Ethylene Glycol Monobutyl Ether Acetate
- TCI P2163 1323-39-3 Propylene Glycol Monostearate
- TCI P0614 1323-39-3 Propylene Glycol Monostearate (contains ca. 35% Monopalmitate)
- TCI D0500 112-15-2 Diethylene Glycol Monoethyl Ether Acetate
- TCI D0499 124-17-4 Diethylene Glycol Monobutyl Ether Acetate
- TCI E0414 25909-66-4 Ethylene Glycol Bis[4-(ethoxycarbonyl)phenyl] Ether
- Dalam sintesis senyawa organik, senyawa ini digunakan sebagai pelarut untuk mempercepat reaksi kimia.
- Sebagai bahan bantu dalam pembuatan senyawa farmakologis, senyawa ini membantu dalam proses modifikasi molekul.
- Dalam penelitian bahan kimia, senyawa ini digunakan untuk menguji sifat kimia dan stabilitas senyawa tertentu.
- Sebagai komponen dalam pembuatan produk kimia industri, senyawa ini membantu dalam proses formulasi dan pengembangan.
- Dalam proses analisis kimia, senyawa ini digunakan sebagai pelarut untuk mengekstrak dan menganalisis senyawa kompleks.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 108-65-6 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 500mL |
| Bentuk fisik | Cairan jernih |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari sumber panas serta sinar matahari langsung. Karena sifatnya yang tidak beracun, penanganannya relatif aman, tetapi tetap perlu dilakukan dengan hati-hati untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Wadah yang digunakan sebaiknya terbuat dari bahan tahan korosi seperti plastik atau gelas. Dalam laboratorium, senyawa ini ditempatkan di area yang terpisah dari bahan kimia yang bersifat reaktif atau korosif untuk mencegah risiko kecelakaan.
- Khudaida dkk. (2026). Improved Recovery of Propylene Glycol Monomethyl Ether (PGME) and Propylene Glycol Monomethyl Ether Acetate (PGMEA) from an Aqueous Salt Solution with Molecular Interaction Analysis. Industrial & Engineering Chemistry Research doi:10.1021/acs.iecr.6c02223
- Tochigi dkk. (2007). Isobaric vapor–liquid equilibria for water+propylene glycol monomethyl ether (PGME), water+propyleneglycol monomethyl ether acetate (PGMEA), and PGME+PGMEA at reduced pressures. Fluid Phase Equilibria doi:10.1016/j.fluid.2007.06.006
- Ye dkk. (2014). Isobaric vapor–liquid equilibria of the binary mixtures propylene glycol methyl ether+propylene glycol methyl ether acetate, methyl acetate+propylene glycol methyl ether and methanol+propylene glycol methyl ether acetate at 101.3kPa. Fluid Phase Equilibria doi:10.1016/j.fluid.2014.01.022
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
