Guaiacol Glycerol Ether, yang lebih dikenal dengan nama guaifenesin, adalah eter hasil penggabungan gugus guaiakol dengan rantai gliserol sehingga memiliki cincin aromatik bermetoksi sekaligus dua gugus hidroksil alifatik. Kombinasi ini memberikan sifat kepolaran menengah yang khas. Di laboratorium, senyawa ini dipakai sebagai bahan baku penelitian farmasi, standar pembanding pada analisis sediaan obat batuk, serta senyawa model pada kajian formulasi, disolusi, dan stabilitas produk oral yang banyak beredar di pasaran.
Sifat yang membuat guaifenesin dipilih sebagai bahan penelitian adalah keterlarutannya yang baik dalam air hangat maupun pelarut organik polar seperti etanol, serta kromoformnya yang menyerap sinar ultraviolet sehingga mudah dideteksi menggunakan detektor UV pada KCKT atau spektrofotometer. Adanya pusat kiral pada rantai gliserol menjadikannya senyawa uji yang populer pada pengembangan metode pemisahan enantiomer menggunakan kolom kiral. Gugus hidroksil bebasnya juga memungkinkan modifikasi kimia lanjutan, misalnya esterifikasi atau eterifikasi, pada penelitian sintesis turunan baru.
Di Indonesia, bahan ini banyak dicari laboratorium kendali mutu industri farmasi, laboratorium pengujian obat, serta program studi farmasi yang menjalankan praktikum analisis obat dan teknologi sediaan. Kemasan 25 g memadai untuk pembuatan larutan standar dan validasi metode, sedangkan kemasan 500 g sesuai untuk laboratorium yang melakukan pengujian rutin berjumlah besar, riset formulasi skala laboratorium, maupun kegiatan pengajaran dengan banyak kelompok praktikan setiap semester.
Produk TCI terkait
- TCI G0391 4740-78-7 Glycerol Formal (=1,3-Dioxan-5-ol)
- TCI G0244 99569-11-6 Glycerol Formal (mixture of 1,3-Dioxan-5-ol and 4-Hydroxymethyldioxolane)
- TCI D2146 17018-07-4 Glycerol alpha,alpha'-Diallyl Ether
- TCI A0451 693-65-2 Amyl Ether
- TCI A0234 1746-13-0 Allyl Phenyl Ether
- TCI A0221 106-92-3 Allyl Glycidyl Ether
- Standar pembanding analisis obat: dipakai sebagai baku kerja pada penetapan kadar guaifenesin dalam sirup dan tablet menggunakan KCKT maupun spektrofotometri UV.
- Pengembangan metode kromatografi kiral: adanya pusat kiral menjadikannya senyawa uji ideal untuk mengevaluasi kinerja kolom dan fase gerak pemisahan enantiomer.
- Riset formulasi sediaan oral: menjadi model bahan aktif pada percobaan granulasi, kompresi tablet, dan penyusunan sirup di laboratorium teknologi farmasi.
- Uji disolusi dan stabilitas: kelarutan serta serapan UV-nya yang baik memudahkan pemantauan profil pelepasan zat aktif dari berbagai matriks sediaan.
- Sintesis turunan eter aromatik: gugus hidroksil bebas pada rantai gliserol memungkinkan modifikasi kimia lanjutan untuk penelitian senyawa baru berbasis guaiakol.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 93-14-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25 g dan 500 g |
| Bentuk fisik | padatan serbuk atau kristal berwarna putih hingga nyaris putih |
| Penyimpanan | tempat sejuk dan kering, wadah tertutup rapat, terlindung dari cahaya langsung |
Simpan Guaiacol Glycerol Ether dalam wadah tertutup rapat pada ruang sejuk, kering, dan berventilasi baik, jauh dari panas serta paparan sinar matahari langsung yang dapat memengaruhi mutu bahan. Gunakan botol kaca atau wadah plastik bermutu laboratorium yang kedap udara agar serbuk tidak menyerap uap air dan menggumpal. Kenakan sarung tangan, kacamata pelindung, masker debu, dan jas laboratorium saat menimbang. Hindari kontak langsung dengan kulit dan mata, serta jangan sampai debu terhirup. Tutup kembali kemasan segera setelah dipakai dan simpan terpisah dari oksidator kuat.
- Shipilov (2010). Self-focusing of acoustic beams in a guaiacol-glycerol solution: Concentration mechanism. Physics of Wave Phenomena doi:10.3103/s1541308x10020081
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.


