Guanine (73-40-5) adalah senyawa kimia yang termasuk dalam kategori heterociklik dan merupakan salah satu dari empat basa nitrogen yang terdapat dalam DNA dan RNA. Sebagai bahan dasar (building block), Guanine digunakan dalam berbagai reaksi kimia untuk sintesis senyawa kompleks, termasuk obat-obatan, pestisida, dan bahan kimia industri. Dalam laboratorium, Guanine sering digunakan sebagai bahan bantu dalam reaksi sintesis organik, terutama dalam pembuatan senyawa heterosiklik yang memiliki struktur kompleks.
Guanine memiliki struktur molekuler yang stabil dan bersifat aromatik, sehingga memungkinkan reaktivitas yang baik dalam berbagai kondisi kimia. Senyawa ini juga memiliki sifat solubilitas yang baik dalam pelarut organik seperti etil amina dan aseton. Dengan sifat tersebut, Guanine sangat cocok untuk digunakan dalam reaksi kimia yang memerlukan tingkat presisi tinggi dan stabilitas molekuler.
Di laboratorium Indonesia, Guanine sering ditemukan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam bidang sintesis senyawa heterosiklik dan pengembangan bahan farmasi. Bahan ini juga digunakan dalam penelitian biokimia untuk studi struktur dan fungsi molekul biologis. Karena keberadaannya yang penting dalam berbagai proses kimia, Guanine menjadi salah satu bahan yang sering dicari oleh para peneliti dan praktisi laboratorium di Indonesia.
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat-obatan
- Reaksi kimia organik dalam pembuatan bahan kimia industri
- Penelitian biokimia terkait struktur molekul DNA dan RNA
- Pengujian kualitas bahan kimia dalam proses analisis kimia
- Produksi bahan bantu dalam pembuatan senyawa kompleks
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 73-40-5 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g, 25g, 250g |
| Bentuk fisik | Padat (kristal atau serbuk) |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari cahaya langsung |
Guanine harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan di tempat yang sejuk serta kering. Hindari paparan langsung terhadap cahaya matahari dan udara terbuka untuk mencegah degradasi. Gunakan wadah kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Saat menangani Guanine, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Jangan menyimpannya bersama bahan kimia yang bersifat oksidatif atau reaktif untuk mencegah reaksi tidak diinginkan.
- Penázová dkk. (1997). Guanine tetraplex formation by short DNA fragments containing runs of guanine and cytosine. Biophysical Journal doi:10.1016/s0006-3495(97)78235-3
- Murray dkk. (2013). Abstract LB-40: Guanine nucleotide exchange factors Dock7 and Ect2 mediate HGF/c-MET-induced glioblastoma cell invasion.. Cancer Research doi:10.1158/1538-7445.am2013-lb-40
- Choi dkk. (2001). A Platinum(IV) Complex Oxidizes Guanine to 8-Oxo-Guanine in DNA and RNA. Inorganic Chemistry doi:10.1021/ic015549t
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
