Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 635-39-2

Guanine Hydrochloride TCI G0170

Guanine Hydrochloride TCI G0170

Identitas Kimia

Nama lain
2-Aminohypoxanthine Hydrochloride
No. CAS
635-39-2
PubChem
CID 135436483·SID 87570364
Rumus molekul
C5H5N5O.HCl
Berat molekul
187.59 g/mol
Kemurnian
>98.0%(T)
Basis data rujukan
ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
2-amino-1,7-dihydropurin-6-one;hydrochloride
SMILES
C1=NC2=C(N1)C(=O)NC(=N2)N.Cl
InChIKey
IBAOFQIOOBQLHE-UHFFFAOYSA-N
MDL
MDL00213670
Harga reguler Rp 1.353.450,00
Harga reguler Harga obral Rp 1.353.450,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Guanine Hydrochloride TCI G0170 adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai eksperimen laboratorium, khususnya dalam sintesis senyawa heterosiklik. Sebagai salah satu komponen dasar dalam kimia organik, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk pembuatan obat, bahan kimia industri, dan senyawa biologis lainnya. Dalam laboratorium, Guanine Hydrochloride memiliki peran penting dalam reaksi kimia yang memerlukan struktur heterosiklik, seperti dalam sintesis nukleotida atau senyawa terkait DNA dan RNA.

Senyawa ini memiliki sifat kimia yang stabil dan mudah terurai dalam kondisi tertentu, sehingga memudahkan proses reaksi kimia. Karena sifatnya yang tidak beracun dan mudah tersedia, Guanine Hydrochloride menjadi pilihan yang populer di berbagai penelitian. Selain itu, senyawa ini memiliki daya larut yang baik dalam air, yang memudahkan proses pencampuran dan penggunaan dalam berbagai reaksi kimia.

Di laboratorium Indonesia, Guanine Hydrochloride digunakan secara luas dalam penelitian kimia, farmasi, dan bioteknologi. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan senyawa ini untuk eksperimen yang memerlukan bahan baku kimia berkualitas tinggi. Dengan ketersediaan yang cukup dan harga yang terjangkau, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam berbagai proyek penelitian di Indonesia.

  • Digunakan dalam sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat baru
  • Berperan dalam eksperimen biokimia terkait DNA dan RNA
  • Diperlukan dalam proses pembuatan bahan kimia industri
  • Digunakan dalam penelitian farmakologi untuk uji aktivitas molekuler
  • Cocok untuk reaksi kimia yang memerlukan bahan baku yang stabil dan mudah tersedia

Merek TCI
Nomor CAS 635-39-2
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 25g
Bentuk fisik Padat
Penyimpanan Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan

Guanine Hydrochloride sebaiknya disimpan dalam wadah tertutup rapat, di tempat yang sejuk dan kering. Hindari paparan langsung dari cahaya matahari dan udara lembap untuk mencegah penguraian. Dalam penggunaan, pastikan wadah tetap tertutup dan jauh dari bahan kimia yang bersifat korosif. Gunakan sarung tangan dan masker saat menangani senyawa ini untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau mata.

  • Kang dkk. (2003). Electronic g-factor measurement from ENDOR-induced EPR patterns: malonic acid and guanine hydrochloride dihydrate. Journal of Magnetic Resonance doi:10.1016/s1090-7807(03)00256-8
  • Panwar dkk. (2025). Synthesis, characterization, and biological evaluation of a β-amino carbonyl and its metal complexes using guanine hydrochloride catalyst. Journal of Chemical Sciences doi:10.1007/s12039-024-02342-x
  • Herak dkk. (1999). An EPR Study of the Transfer and Trapping of Holes Produced by Radiation in Guanine (Thioguanine) Hydrochloride Single Crystals. Radiation Research doi:10.2307/3579944

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.