Sodium Glucoheptonate Dihydrate adalah garam natrium dari asam glukoheptonat dalam bentuk terhidrat dengan dua molekul air kristal. Senyawa ini termasuk turunan gula asam berantai tujuh karbon yang kaya akan gugus hidroksil dan gugus karboksilat, kombinasi yang membuatnya sangat efektif mengikat ion logam. Di laboratorium, bahan ini berperan utama sebagai agen pengkelat atau sekuestran yang mampu menjaga ion logam tetap terlarut dan tidak mengendap, bahkan pada kondisi larutan yang bersifat basa kuat. Perannya menjadi penting pada penelitian kimia koordinasi, pengolahan permukaan logam, kimia bahan bangunan, hingga kajian glikokimia yang mempelajari hubungan antara struktur karbohidrat dan kemampuan pembentukan kompleks.
Karakteristik yang membuat senyawa ini banyak dipilih adalah kelarutannya yang sangat baik dalam air serta stabilitasnya pada pH tinggi, suatu keunggulan dibandingkan banyak pengkelat lain yang kehilangan daya ikat dalam suasana alkalis. Struktur poliolnya menyediakan banyak titik koordinasi sehingga mampu membentuk kompleks stabil dengan ion besi, tembaga, kalsium, dan aluminium. Bentuk dihidratnya memberikan padatan yang relatif mudah ditangani dan ditimbang. Sebagai garam natrium dari asam gula, bahan ini juga dinilai lebih ramah lingkungan dibandingkan sejumlah pengkelat sintetis konvensional, sehingga menarik bagi penelitian yang menekankan kimia hijau. Mutu reagen dari TCI memberikan keseragaman yang dibutuhkan untuk percobaan yang dapat diulang.
Laboratorium di Indonesia memanfaatkan senyawa ini pada beragam bidang. Laboratorium teknik sipil dan bahan bangunan menggunakannya dalam studi aditif beton sebagai bahan penunda pengerasan dan pereduksi air. Laboratorium kimia analitik memakainya untuk menyamarkan gangguan ion logam pada analisis, sementara laboratorium proses industri memanfaatkannya dalam penelitian pembersihan permukaan logam dan pencegahan kerak. Kemasan 25 g dan 500 g memungkinkan penggunaan skala uji coba kecil maupun percobaan berulang yang membutuhkan jumlah lebih besar.
- Agen pengkelat dalam larutan basa — dipilih karena tetap mengikat ion logam secara efektif pada pH tinggi, kondisi ketika banyak pengkelat lain kehilangan kemampuannya secara nyata.
- Penelitian aditif beton — digunakan pada studi bahan penunda pengerasan dan pereduksi air karena interaksinya dengan ion kalsium memengaruhi laju hidrasi semen secara terkendali.
- Masking agent analisis kimia — menutupi gangguan ion logam pengganggu dalam titrasi maupun spektrofotometri sehingga hasil pengukuran analit target menjadi lebih bersih dan akurat.
- Formulasi pembersih permukaan logam — mencegah pengendapan oksida dan garam logam selama proses pencucian alkalis sehingga permukaan sampel uji menjadi bersih dan seragam.
- Studi glikokimia dan kimia koordinasi — menjadi model senyawa poliol-karboksilat untuk mempelajari bagaimana gugus hidroksil karbohidrat berperan dalam pembentukan kompleks logam.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 31138-65-5 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Chemical Biology > Glycoscience |
| Ukuran kemasan | 25 g dan 500 g |
| Bentuk fisik | padatan serbuk yang larut baik dalam air |
| Penyimpanan | simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering sesuai petunjuk label pabrikan |
Simpan Sodium Glucoheptonate Dihydrate dalam wadah aslinya yang tertutup rapat di ruangan sejuk, kering, dan berventilasi baik. Karena bersifat higroskopis sebagaimana umumnya garam gula terhidrat, hindari membiarkan wadah terbuka terlalu lama agar serbuk tidak menyerap uap air, menggumpal, atau berubah kadar airnya sehingga memengaruhi ketelitian penimbangan. Gunakan spatula kering dan bersih, lalu tutup kembali wadah segera setelah pengambilan. Kenakan sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas laboratorium selama penanganan, serta hindari terhirupnya debu dengan bekerja di area berventilasi memadai atau di dalam lemari asam bila menangani jumlah besar. Selalu rujuk lembar data keselamatan bahan dari pabrikan sebelum digunakan.
- Park dkk. (2001). Sodium α-glucoheptonate dihydrate. Acta Crystallographica Section C Crystal Structure Communications doi:10.1107/s010827010001355x
- Zhu dkk. (1997). Direct Labeling of Antibodies IgG with Rhenium-186 Using Sodium Glucoheptonate. ract doi:10.1524/ract.1997.79.2.105
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
