Gingerol adalah senyawa alami yang diperoleh dari akar jahe (Zingiber officinale), dan digunakan secara luas dalam penelitian bidang kehidupan. Sebagai salah satu komponen utama dari ekstrak jahe, gingerol memiliki sifat antioksidan, anti-inflamasi, dan antikanker yang membuatnya sangat diminati dalam penelitian kesehatan dan farmakologi. Dalam laboratorium, gingerol sering digunakan sebagai bahan baku untuk pengembangan obat, analisis senyawa bioaktif, serta eksperimen terkait efek biologis tanaman obat.
Gingerol memiliki struktur kimia yang stabil dan dapat diproses dalam berbagai kondisi reaksi. Sifatnya yang tidak mudah terurai membuatnya cocok untuk penggunaan dalam skala penelitian yang membutuhkan presisi tinggi. Selain itu, gingerol memiliki aroma khas yang memudahkan identifikasi visual dalam proses pemisahan atau analisis kimia. Karena sifatnya yang tidak beracun dan aman untuk penggunaan dalam lingkungan laboratorium, gingerol menjadi pilihan yang sangat populer di berbagai bidang ilmu pengetahuan.
Di Indonesia, gingerol digunakan dalam penelitian terkait kesehatan masyarakat, pengembangan produk herbal, serta studi tentang efek senyawa alami terhadap tubuh manusia. Peneliti di berbagai institusi riset dan universitas sering memanfaatkan gingerol untuk eksperimen yang berkaitan dengan farmakologi, nutrisi, dan biokimia.
- Pengujian efek antioksidan pada senyawa alami
- Penelitian tentang mekanisme anti-inflamasi senyawa herbal
- Pengembangan produk farmasi berbasis bahan alami
- Analisis komponen aktif dalam ekstrak tanaman obat
- Eksperimen terkait aktivitas antikanker dari senyawa bioaktif
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 23513-14-6 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Biochemicals and Reagents |
| Ukuran kemasan | 20mg |
| Bentuk fisik | Serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Gingerol sebaiknya disimpan dalam wadah tertutup rapat untuk mencegah kontaminasi dan penguapan. Simpan di tempat sejuk dan kering, jauh dari paparan sinar matahari langsung dan sumber panas. Dalam penggunaan, pastikan menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau inhalasi. Hindari penggunaan di area dengan udara terbuka untuk meminimalkan risiko paparan.
- Bernard dkk. (2015). Differential Inhibition of T Lymphocyte Proliferation and Cytokine Synthesis by [6]‐Gingerol, [8]‐Gingerol, and [10]‐Gingerol. Phytotherapy Research doi:10.1002/ptr.5414
- Schwertner dkk. (2007). High-performance liquid chromatographic analysis of 6-gingerol, 8-gingerol, 10-gingerol, and 6-shogaol in ginger-containing dietary supplements, spices, teas, and beverages. Journal of Chromatography B doi:10.1016/j.jchromb.2007.05.011
- Zhang dkk. (2017). Therapeutic Effects of 6‐Gingerol, 8‐Gingerol, and 10‐Gingerol on Dextran Sulfate Sodium‐Induced Acute Ulcerative Colitis in Rats. Phytotherapy Research doi:10.1002/ptr.5871
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
![[6]-Gingerol (CAS 23513-14-6) - TCI G0413 - AMI Scientific](http://amiscientific.com/cdn/shop/files/TCI2510G0413.jpg?v=1767115177&width=1445)