Galangin 3-Methyl Ether (TCI G0638) adalah senyawa kimia yang digunakan dalam penelitian bidang kehidupan dan kimia organik. Bahan ini termasuk dalam kategori bahan baku untuk eksperimen ilmiah, khususnya dalam bidang farmakologi dan biokimia. Senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku dalam sintesis senyawa aktif biologis, termasuk senyawa yang memiliki potensi penggunaan dalam pengembangan obat. Dalam laboratorium, Galangin 3-Methyl Ether berperan sebagai substrat atau reaktan dalam reaksi kimia tertentu yang memerlukan sifat reaktivitas tinggi dan spesifik.
Galangin 3-Methyl Ether memiliki struktur kimia yang kompleks dan sifat polar yang memengaruhi cara ia berinteraksi dengan molekul lain. Senyawa ini memiliki sifat volatil dan mudah larut dalam pelarut organik, yang membuatnya cocok untuk berbagai metode ekstraksi dan sintesis. Karena sifat reaktivitas dan kemampuannya untuk berikatan dengan berbagai grup fungsional, senyawa ini sering dipilih dalam penelitian yang memerlukan modifikasi struktur molekul.
Di laboratorium Indonesia, Galangin 3-Methyl Ether digunakan dalam penelitian terkait bioaktivitas senyawa alami, sintesis senyawa farmakologis, dan analisis kualitatif dan kuantitatif senyawa organik. Bahan ini sangat relevan untuk institusi penelitian yang fokus pada bidang biomedis, farmasi, dan kimia organik.
- Penelitian tentang aktivitas antioksidan senyawa alami
- Sintesis senyawa farmakologis dengan struktur kompleks
- Analisis kualitatif dan kuantitatif senyawa organik
- Uji aktivitas biologis senyawa baru
- Pengembangan metode ekstraksi senyawa bioaktif
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 6665-74-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Biochemicals and Reagents |
| Ukuran kemasan | 25mg |
| Bentuk fisik | Padat (kristal atau serbuk) |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Galangin 3-Methyl Ether harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari sumber cahaya langsung dan kelembapan. Bahan ini bersifat volatil, sehingga wadah harus dilengkapi dengan tutup yang kedap udara. Penggunaan bahan ini harus dilakukan dalam ruang laboratorium yang terkontrol, dengan alat pelindung diri seperti masker dan sarung tangan. Harus dihindari kontak langsung dengan kulit dan mata, serta penggunaan di area terbuka.
—
