3-Hydroxy-2-naphthoic Acid adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam berbagai reaksi kimia, terutama dalam sintesis senyawa kompleks. Bahan ini sering ditemukan dalam berbagai aplikasi laboratorium, baik untuk penelitian maupun pengembangan produk kimia. Sebagai salah satu komponen penting dalam senyawa heterosiklik dan non-heterosiklik, senyawa ini memiliki peran kunci dalam pembentukan struktur kimia yang kompleks.
Senyawa ini memiliki struktur molekul yang stabil dan reaktivitas yang cukup baik, sehingga cocok untuk berbagai reaksi kimia seperti esterifikasi, amidasi, dan reaksi substitusi. Karena sifatnya yang tidak sangat reaktif, senyawa ini relatif mudah untuk digunakan dalam berbagai kondisi laboratorium. Selain itu, kemurnian tinggi dan konsistensi kualitas menjadikannya pilihan utama dalam penelitian ilmiah.
Di Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam laboratorium kimia, farmasi, dan industri bahan kimia. Peneliti dan industri lokal memanfaatkan senyawa ini untuk pengembangan senyawa baru, modifikasi struktur molekul, dan uji kelayakan reaksi kimia. Ketersediaan dan kualitasnya yang baik menjadikannya pilihan yang relevan dalam konteks lokal.
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat dan bahan kimia
- Reaksi esterifikasi dalam produksi bahan baku kosmetik dan farmasi
- Uji kelayakan reaksi kimia dalam penelitian struktur molekul
- Pembuatan senyawa intermediat untuk produksi bahan aktif farmakologis
- Pengembangan bahan kimia berbasis naphthalene untuk aplikasi industri
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 92-70-6 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 500g |
| Bentuk fisik | Padat, berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari sumber cahaya dan kelembapan. Penyimpanan dalam suhu kamar yang stabil sangat disarankan. Wadah yang digunakan harus terbuat dari bahan tahan korosi, seperti plastik atau gelas. Selama penanganan, harus menghindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung.
—
