Sodium 3-Hydroxy-2-naphthoate adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi sintesis organik. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium untuk menjadi bahan baku dalam pembuatan senyawa kompleks. Dalam konteks kimia organik, senyawa ini berperan sebagai bahan pembangun (building block) yang memberikan struktur dasar untuk senyawa-senyawa yang lebih kompleks.
Sodium 3-Hydroxy-2-naphthoate memiliki sifat kimia yang stabil dan mudah bereaksi dengan berbagai reagen. Struktur molekulnya memungkinkan senyawa ini berfungsi sebagai donor elektron atau reaktif dalam reaksi substitusi dan reaksi kondensasi. Karakteristik ini menjadikannya pilihan yang tepat untuk para peneliti yang membutuhkan bahan yang dapat diubah menjadi senyawa lain dengan presisi tinggi.
Di laboratorium Indonesia, Sodium 3-Hydroxy-2-naphthoate digunakan dalam penelitian kimia organik, termasuk dalam pengembangan senyawa farmakologis dan bahan kimia industri. Bahan ini juga sering ditemukan dalam penelitian tentang reaksi kimia yang memerlukan kestabilan dan keterjangkauan.
- Reaksi sintesis senyawa aromatik untuk pengembangan bahan kimia industri.
- Pembuatan senyawa farmakologis dalam penelitian obat baru.
- Penelitian tentang reaksi kimia yang memerlukan struktur naphthalene sebagai dasar.
- Pengujian katalis dalam reaksi organik untuk meningkatkan efisiensi reaksi.
- Pengembangan bahan kimia untuk aplikasi dalam bidang material dan polimer.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 14206-62-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g |
| Bentuk fisik | Padatan |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Sodium 3-Hydroxy-2-naphthoate harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering untuk mencegah kelembapan dan kontaminasi. Bahan ini bersifat kimia yang stabil, namun tetap perlu dihindari dari paparan langsung sinar matahari dan suhu tinggi. Dalam penanganan, gunakan sarung tangan dan alat pelindung lainnya untuk menghindari kontak langsung dengan kulit.
- Krishnaswamy dkk. (2005). Phase Behavior of Concentrated Aqueous Solutions of Cetyltrimethylammonium Bromide (CTAB) and Sodium Hydroxy Naphthoate (SHN). Langmuir doi:10.1021/la051781q
- Abdel-Rahem (2011). Effect of Glycerol on the Swelling of Multilamellar Vesicles Composed of Cetyltrimethylammonium Bromide and Sodium Hydroxy-Naphthoate. Journal of Dispersion Science and Technology doi:10.1080/01932691.2010.488131
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
