2,2,4,4,6,8,8-Heptamethylnonane adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa kompleks. Bahan ini termasuk dalam kategori non-heterosiklik building blocks, yang sering digunakan dalam reaksi kimia untuk membangun struktur molekuler yang lebih besar. Dalam laboratorium, senyawa ini berperan sebagai bahan bantu yang sangat penting untuk pengembangan senyawa organik dengan struktur tertentu.
Senyawa ini memiliki struktur molekuler yang stabil dan tidak mudah bereaksi secara spontan, sehingga memudahkan proses sintesis dalam kondisi tertentu. Karakteristik ini membuatnya menjadi pilihan yang tepat untuk digunakan dalam reaksi kimia yang membutuhkan bahan yang tidak mudah terdegradasi. Selain itu, senyawa ini memiliki titik didih dan titik leleh yang dapat ditemukan dalam data teknis yang tersedia, sehingga memudahkan penggunaan dalam berbagai kondisi laboratorium.
Di Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam laboratorium kimia dan farmasi untuk penelitian dan pengembangan senyawa baru. Ketersediaannya dalam berbagai varian kemasan memudahkan penggunaan dalam skala kecil hingga menengah, sesuai dengan kebutuhan peneliti lokal.
- Sintesis senyawa organik kompleks untuk penelitian kimia murni
- Pengembangan bahan aktif farmasi dalam proses formulasi obat
- Penelitian struktur molekuler dalam bidang kimia organik
- Pembuatan bahan bantu dalam reaksi kimia yang membutuhkan stabilitas
- Pengujian sifat fisika dan kimia senyawa baru dalam laboratorium
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 4390-04-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25mL, 100mL, 500mL |
| Bentuk fisik | Cairan |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat yang sejuk dan kering, menjauh dari sumber panas dan sinar matahari langsung. Karena bersifat tidak mudah bereaksi, penyimpanan dalam kondisi normal cukup memadai. Namun, dalam penggunaan, pastikan bahwa wadah tidak rusak dan tidak terkontaminasi oleh bahan lain. Gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau inhalasi.
- Fisher dkk. (2010). Liquid penetration length of heptamethylnonane and trimethylpentane under unsteady in-cylinder conditions. Fuel doi:10.1016/j.fuel.2010.04.024
- Raza dkk. (2020). The autoignition of Heptamethylnonane at moderate-to-high temperatures and elevated pressures: Shock tube study and improved chemical kinetic model. Fuel doi:10.1016/j.fuel.2020.118787
- Ranzi dkk. (2009). Lumped Kinetic Modeling of the Oxidation of Isocetane (2,2,4,4,6,8,8-Heptamethylnonane) in a Jet-Stirred Reactor (JSR). Energy & Fuels doi:10.1021/ef900815j
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
