4-Hydroxy-2-butanone adalah senyawa bifungsional bertulang punggung empat karbon yang membawa gugus keton pada posisi dua dan gugus hidroksil primer pada ujung rantai. Kehadiran dua gugus fungsi berbeda dalam satu molekul kecil menjadikannya balok penyusun yang sangat berguna di laboratorium sintesis organik, karena pengguna dapat memanfaatkan salah satu gugus terlebih dahulu sambil melindungi atau menyisakan gugus lainnya untuk transformasi berikutnya. Senyawa ini berbentuk cairan dan tersedia dalam beberapa ukuran kemasan agar sesuai dengan skala percobaan yang berbeda-beda.
Sifat yang membuatnya dipilih adalah kombinasi antara keterjangkauan gugus fungsi dan kemudahan penanganannya. Gugus hidroksil beta terhadap karbonil membuat senyawa ini menjadi prekursor langsung bagi keton tak jenuh melalui reaksi dehidrasi, sehingga kerap dimanfaatkan sebagai sumber akseptor Michael yang dibangkitkan di tempat tanpa perlu menyimpan senyawa yang lebih reaktif. Gugus hidroksil primernya juga mudah diesterifikasi, dieterifikasi, atau dioksidasi, sedangkan gugus ketonnya siap menjalani kondensasi aldol, aminasi reduktif, maupun pembentukan cincin heterosiklik. Sifatnya yang sangat polar membuatnya larut baik dalam air dan pelarut organik polar.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini sering dipakai pada praktikum lanjut dan penelitian sintesis di jurusan kimia dan farmasi, serta pada laboratorium yang mengembangkan senyawa perisa dan bahan antara untuk industri. Ketersediaan kemasan 25 mL, 100 mL, dan 500 mL memudahkan penyesuaian antara kebutuhan riset skala kecil dan kegiatan sintesis yang lebih rutin, sehingga laboratorium tidak perlu menyimpan bahan dalam jumlah berlebih yang berpotensi menurun mutunya.
Produk TCI terkait
- Prekursor metil vinil keton secara in situ, karena dehidrasi gugus hidroksil beta menghasilkan akseptor Michael reaktif tanpa perlu menyimpan senyawa yang mudah berpolimerisasi.
- Kondensasi aldol dan anelasi Robinson, sebab gugus ketonnya menyediakan posisi alfa yang siap dideprotonasi untuk membentuk kerangka karbon siklik.
- Sintesis heterosiklik bernitrogen, karena gugus karbonil dapat dikondensasikan dengan hidrazin, amina, maupun urea membentuk berbagai cincin farmakologis penting.
- Pembuatan senyawa perisa dan bahan antara wangi-wangian, sebab kerangka keto-alkohol pendek ini sering muncul pada jalur sintesis senyawa aroma komersial.
- Modifikasi selektif gugus hidroksil melalui esterifikasi atau perlindungan, karena adanya dua gugus fungsi berbeda memungkinkan strategi sintesis bertahap yang terkendali.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 590-90-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25 mL, 100 mL, 500 mL |
| Bentuk fisik | cairan pada suhu ruang |
| Penyimpanan | simpan di tempat sejuk dan kering, wadah tertutup rapat, sesuai anjuran pada label produsen |
Simpan dalam botol kaca atau wadah asli pabrikan yang tertutup rapat, di tempat sejuk, kering, dan berventilasi baik, jauh dari sumber panas, nyala api, serta bahan pengoksidasi kuat. Karena senyawa ini bersifat higroskopis dan sangat larut air, hindari membiarkan wadah terbuka lama agar tidak menyerap uap air dari udara lembap. Lakukan pemipetan di lemari asam atau ruang berventilasi memadai, gunakan sarung tangan tahan pelarut, kacamata pelindung, dan jas laboratorium. Bersihkan tumpahan dengan bahan penyerap inert dan buang limbah melalui jalur pengelolaan limbah kimia laboratorium yang berlaku.
—
