Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 1987-50-4

4-Heptylphenol TCI H0615

4-Heptylphenol TCI H0615

Identitas Kimia

No. CAS
1987-50-4
Rumus molekul
C13H20O
Berat molekul
192.30 g/mol
Kemurnian
>98.0%(GC)
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
4-heptylphenol
SMILES
CCCCCCCC1=CC=C(C=C1)O
InChIKey
KNDDEFBFJLKPFE-UHFFFAOYSA-N
MDL
MDL00041751
PubChem
CID 16143
Harga reguler Rp 1.856.400,00
Harga reguler Harga obral Rp 1.856.400,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 4-5 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI H0615 4-Heptylphenol adalah senyawa alkilfenol dengan rantai heptil lurus yang terikat pada posisi para dari cincin fenol. Golongan alkilfenol berperan penting di laboratorium sebagai bahan awal pembuatan surfaktan nonionik, sebagai gugus hidrofobik pada rancangan molekul amfifilik, serta sebagai senyawa acuan dalam kajian lingkungan. Perpaduan kepala fenolik yang polar dengan ekor hidrokarbon yang panjang membuat molekul ini menjadi model sederhana namun representatif untuk mempelajari perilaku antarmuka, kelarutan, dan interaksi molekul dengan sistem biologis maupun matriks lingkungan.

Sifat yang membuatnya dipilih peneliti adalah amfifilisitasnya yang jelas dan reaktivitas fenolik yang mudah diolah lebih lanjut. Gugus hidroksil dapat dietoksilasi, diesterifikasi, atau diubah menjadi eter untuk menghasilkan turunan dengan keseimbangan hidrofilik–lipofilik yang disesuaikan. Rantai alkil para memberikan kelarutan yang baik dalam pelarut organik nonpolar sekaligus menurunkan kelarutannya dalam air, karakter yang dimanfaatkan dalam kromatografi dan studi partisi. Titik lelehnya yang relatif rendah membuat bahan ini dapat melunak pada suhu ruang tropis, sehingga penanganan sebaiknya dilakukan pada kondisi sejuk agar penimbangan tetap mudah dan konsisten.

Di Indonesia, bahan ini banyak dipakai pada laboratorium kimia lingkungan dan toksikologi yang mengkaji pencemar organik pada air sungai, limbah industri tekstil, serta produk perawatan. Selain itu, laboratorium kimia industri dan polimer memanfaatkannya untuk sintesis resin dan aditif. Pilihan kemasan 5 g dan 25 g memadai untuk kebutuhan penyiapan larutan standar maupun percobaan sintesis skala kecil di lingkungan riset akademik.

  • Pembuatan surfaktan nonionik terkontrol, karena gugus fenolik mudah dietoksilasi sehingga panjang rantai polioksietilena dapat diatur sesuai target penelitian.
  • Kajian pencemar lingkungan dan senyawa pengganggu endokrin, sebab alkilfenol merupakan analit yang sering ditelusuri pada sampel air dan sedimen.
  • Sintesis resin fenolik dan aditif polimer, mengingat rantai alkil panjang meningkatkan kompatibilitas produk dengan matriks organik yang bersifat nonpolar.
  • Penyiapan larutan standar kromatografi, karena senyawa ini memberikan respons yang jelas pada detektor UV maupun spektrometri massa pada metode terkalibrasi.
  • Riset antarmuka dan misel, sebab struktur amfifiliknya memudahkan pengamatan tegangan permukaan serta perilaku agregasi pada berbagai konsentrasi.

Merek TCI (Tokyo Chemical Industry)
Nomor CAS 1987-50-4
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 5 g, 25 g
Bentuk fisik padatan bertitik leleh rendah yang dapat melunak pada suhu ruang; rujuk Certificate of Analysis
Penyimpanan simpan di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya

Simpan wadah tertutup rapat pada ruang penyimpanan yang sejuk dan kering, jauh dari panas serta bahan pengoksidasi kuat. Karena bahan ini dapat melunak pada suhu ruang tropis, penyimpanan di lemari berpendingin sering memudahkan penimbangan dan mencegah bahan menempel di dinding wadah. Gunakan botol kaca gelap dengan tutup berulir dan segel yang baik. Senyawa fenolik dapat mengiritasi kulit dan mata, sehingga sarung tangan nitril, kacamata pelindung, dan lemari asam wajib digunakan selama penanganan. Bersihkan tumpahan segera dan simpan limbah terpisah.

  • Tollefsen dkk. (1998). Acute toxicity and toxicokinetics of 4-heptylphenol in juvenile atlantic cod (Gadus morhua L.). Environmental Toxicology and Chemistry doi:10.1002/etc.5620170431
  • Tollefsen dkk. (1998). ACUTE TOXICITY AND TOXICOKINETICS OF 4-HEPTYLPHENOL IN JUVENILE ATLANTIC COD (GADUS MORHUA L.). Environmental Toxicology and Chemistry doi:10.1897/1551-5028(1998)017<0740:atatoh>2.3.co;2
  • Hanari dkk. (2010). Water content variation of p-n-heptylphenol reference material. Accreditation and Quality Assurance doi:10.1007/s00769-010-0714-5

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.