Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 1195-09-1

2-Methoxy-5-methylphenol TCI H0624

2-Methoxy-5-methylphenol TCI H0624

Identitas Kimia

Nama lain
2-Hydroxy-4-methylanisole · Isocreosole · 5-Methylguaiacol
No. CAS
1195-09-1
Rumus molekul
C8H10O2
Berat molekul
138.17 g/mol
Kemurnian
>98.0%(GC)
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
2-methoxy-5-methylphenol
SMILES
CC1=CC(=C(C=C1)OC)O
InChIKey
IFNDEOYXGHGERA-UHFFFAOYSA-N
MDL
MDL00040901
PubChem
CID 14519
Harga reguler Rp 2.306.850,00
Harga reguler Harga obral Rp 2.306.850,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 4-5 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI H0624 2-Methoxy-5-methylphenol adalah turunan guaiakol bermetil yang membawa gugus hidroksil fenolik, gugus metoksi bersebelahan, dan gugus metil pada cincin benzena. Senyawa dengan pola substitusi seperti ini sangat dikenal dalam kimia lignin, kimia aroma, dan sintesis organik karena mencerminkan unit penyusun yang muncul ketika biomassa berkayu terurai. Di laboratorium, senyawa ini berperan sebagai blok bangunan untuk membangun molekul aromatik yang lebih rumit sekaligus sebagai senyawa model untuk mempelajari reaksi perengkahan, hidrodeoksigenasi, dan konversi katalitik lignin.

Karakteristik yang membuatnya dipilih adalah kekayaan elektron cincin aromatiknya. Gugus hidroksil dan metoksi keduanya bersifat pendorong elektron, sehingga cincin menjadi sangat reaktif terhadap substitusi elektrofilik pada posisi tertentu dan memudahkan reaksi halogenasi, formilasi, maupun kopling terarah. Gugus hidroksil fenolik sendiri dapat dialkilasi, diasilasi, atau dioksidasi menjadi kuinon, sementara ikatan aril–O–metil menjadi sasaran menarik pada kajian pemutusan ikatan secara katalitik. Sifat fenolik ini juga memberi kemampuan meredam radikal bebas, sehingga senyawa tersebut sering muncul dalam pembahasan antioksidan alami dan komponen aroma hasil pengasapan.

Di Indonesia, bahan ini banyak digunakan laboratorium yang menekuni pemanfaatan biomassa, energi terbarukan, serta kimia bahan alam, bidang yang relevan mengingat besarnya potensi limbah lignoselulosa dari industri kelapa sawit, kayu, dan pertanian. Laboratorium pangan dan flavor pun memerlukannya sebagai senyawa acuan. Kemasan 5 g dan 25 g memadai untuk penyiapan larutan standar maupun percobaan sintesis skala laboratorium.

  • Senyawa model kajian lignin dan biomassa, karena pola hidroksi–metoksinya mewakili unit guaiasil yang menyusun struktur lignin kayu keras.
  • Uji katalis hidrodeoksigenasi dan konversi bio-oil, sebab ikatan aril–metil eter padanya menjadi sasaran pemutusan yang mudah dipantau.
  • Sintesis senyawa antara aromatik, mengingat cincin yang kaya elektron memudahkan reaksi halogenasi, formilasi, dan kopling pada posisi terarah.
  • Riset antioksidan fenolik, karena gugus hidroksil bersebelahan metoksi dikenal mampu menyumbangkan atom hidrogen untuk meredam radikal bebas.
  • Penyiapan standar analisis aroma dan produk asap, sebab senyawa golongan metilguaiakol lazim terdeteksi pada analisis kromatografi gas–spektrometri massa.

Merek TCI (Tokyo Chemical Industry)
Nomor CAS 1195-09-1
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 5 g, 25 g
Bentuk fisik padatan bertitik leleh rendah; rujuk Certificate of Analysis produk
Penyimpanan simpan di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya

Simpan bahan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya, karena fenol dapat menggelap akibat oksidasi perlahan oleh udara dan sinar. Botol kaca gelap berulir merupakan pilihan tepat, dan penyimpanan di lemari pendingin akan menjaga bahan tetap mudah ditangani. Fenol bersifat mengiritasi kulit, mata, dan saluran pernapasan, sehingga penimbangan sebaiknya dilakukan di lemari asam dengan sarung tangan nitril, kacamata pelindung, dan jas laboratorium. Jauhkan dari bahan pengoksidasi kuat dan bersihkan tumpahan dengan segera.

—