16-Hydroxyhexadecanoic Acid (16-HHDA) adalah senyawa organik yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia untuk sintesis senyawa kompleks. Bahan ini memiliki struktur molekuler yang sederhana namun sangat penting dalam pembentukan senyawa dengan rantai karbon panjang. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan dasar (building block) untuk membangun molekul yang lebih kompleks, seperti ester, amida, atau senyawa biologis.
Karena sifatnya yang stabil dan reaktivitas yang terkendali, 16-HHDA menjadi pilihan yang populer dalam reaksi kimia organik. Senyawa ini memiliki kelarutan yang baik dalam pelarut organik seperti etil asetat dan etanol, sehingga memudahkan proses pencampuran dan reaksi. Ketersediaannya dalam bentuk padat dan kemurniannya yang tinggi menjadikannya cocok untuk penggunaan dalam skala laboratorium.
Di Indonesia, 16-HHDA sering digunakan dalam penelitian kimia, farmasi, dan biokimia. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan senyawa ini untuk eksperimen sintesis senyawa baru atau modifikasi senyawa yang sudah ada. Karena kebutuhan akan bahan kimia berkualitas tinggi, senyawa ini menjadi bagian penting dari persediaan laboratorium di berbagai institusi pendidikan dan penelitian.
- Sintesis senyawa ester untuk pengembangan obat baru
- Pembuatan senyawa biokimia dalam penelitian farmakologi
- Pengujian reaktivitas senyawa dengan berbagai kondisi kimia
- Modifikasi struktur molekul untuk pengembangan bahan kimia baru
- Penelitian tentang sifat fisika dan kimia senyawa rantai panjang
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 506-13-8 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari sinar matahari langsung |
16-Hydroxyhexadecanoic Acid harus disimpan dalam wadah tertutup dan kering, di tempat yang sejuk serta jauh dari paparan sinar matahari langsung. Wadah yang digunakan sebaiknya terbuat dari bahan tahan korosi seperti plastik atau kaca. Dalam penanganan, pastikan tangan dan wadah tetap bersih untuk mencegah kontaminasi. Bahan ini tidak beracun, tetapi tetap perlakukan dengan hati-hati seperti bahan kimia lainnya.
- Schneider dkk. (1999). Production Of Alkanedioic Acids By Cytochrome P450Bm-3Monooxygenase: Oxidation Of 16-Hydroxyhexadecanoic Acid To Hexadecane-1, 16-Dioic Acid. Biocatalysis and Biotransformation doi:10.3109/10242429909040113
- Antczak dkk. (1991). Enzymatic lactonization of 15-hydroxypentadecanoic and 16-hydroxyhexadecanoic acids to macrocyclic lactones. Enzyme and Microbial Technology doi:10.1016/0141-0229(91)90095-r
- Kodera dkk. (1993). Lactone synthesis from 16-hydroxyhexadecanoic acid ethyl ester in organic solvents catalyzed with polyethylene glycol-modified lipase. Journal of Biotechnology doi:10.1016/0168-1656(93)90162-g
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
