Hexadecanedioic Acid (Asam Adipat C16) adalah senyawa organik yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa kompleks. Bahan ini memiliki struktur molekuler yang terdiri dari dua gugus karboksilat yang terpisah oleh rantai karbon yang panjang. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan pembangun untuk membangun senyawa heterosiklik atau non-heterosiklik. Karena sifat kimianya yang stabil, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam berbagai reaksi kimia seperti esterifikasi, amidasi, dan reaksi polimerisasi.
Hexadecanedioic Acid memiliki sifat kimia yang sangat stabil dan tidak mudah terurai dalam kondisi normal. Senyawa ini bersifat tidak beracun dan mudah larut dalam pelarut organik seperti etil asetat dan kloroform. Karena sifat ini, senyawa ini cocok untuk digunakan dalam berbagai eksperimen kimia yang membutuhkan bahan yang aman dan mudah dikontrol. Selain itu, senyawa ini juga memiliki daya tarik dalam aplikasi industri karena kemampuannya untuk berikatan dengan berbagai gugus fungsional lainnya.
Di laboratorium Indonesia, Hexadecanedioic Acid sering digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam penelitian tentang sintesis senyawa kompleks dan pengembangan bahan baru. Bahan ini juga digunakan dalam pembuatan produk kimia yang memerlukan stabilitas kimia tinggi, seperti dalam industri farmasi dan bahan kimia industri. Karena kehandalannya dalam berbagai aplikasi, senyawa ini menjadi pilihan utama para peneliti dan praktisi kimia di Indonesia.
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat baru
- Pembuatan polimer biodegradable yang ramah lingkungan
- Reaksi esterifikasi untuk produksi bahan baku kosmetik
- Pengembangan bahan kimia untuk industri pangan
- Penelitian tentang sifat fisika dan kimia senyawa kompleks
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 505-54-4 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk kristal |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Hexadecanedioic Acid harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari paparan sinar matahari langsung. Bahan ini bersifat tidak beracun, tetapi tetap harus ditangani dengan hati-hati untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Simpan di suhu ruangan yang stabil dan hindari kelembapan berlebihan. Wadah yang digunakan harus terbuat dari bahan tahan korosi seperti plastik atau gelas. Selalu pastikan area kerja tetap bersih dan terkontrol untuk mencegah risiko kecelakaan.
- Kalderon dkk. (1992). Tissue selective modulation of redox and phosphate potentials by beta,beta'-methyl-substituted hexadecanedioic acid.. Endocrinology doi:10.1210/endo.131.4.1396307
- Skorve dkk. (1993). On the mechanism of the hypolipidemic effect of sulfur-substituted hexadecanedioic acid (3-thiadicarboxylic acid) in normolipidemic rats. Journal of Lipid Research doi:10.1016/s0022-2275(20)37705-1
- Ventolà dkk. (2006). The Binary System Tetradecanedioic Acid–Hexadecanedioic Acid: Polymorphism of the Components and Experimental Phase Diagram. Helvetica Chimica Acta doi:10.1002/hlca.200690193
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
