5-Hydroxyisophthalic Acid (5-HIPA) adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa organik kompleks. Bahan ini sering ditemukan dalam berbagai reaksi kimia yang melibatkan pembentukan ikatan karbon-karbon atau karbon-oksigen. Dalam laboratorium, 5-HIPA digunakan untuk membangun struktur molekul yang lebih kompleks, baik dalam penelitian kimia organik maupun dalam pengembangan bahan baru.
Bahan ini memiliki struktur molekul yang stabil dan reaktivitas yang cukup tinggi, sehingga memungkinkan reaksi kimia yang beragam. Sifatnya yang tidak mengandung heterosiklik membuatnya menjadi pilihan yang tepat untuk aplikasi tertentu, seperti sintesis polimer atau senyawa farmakologis. Karena sifatnya yang tidak mudah terurai, 5-HIPA juga cocok untuk proses yang memerlukan kestabilan kimia dalam jangka waktu yang lama.
Di laboratorium Indonesia, 5-HIPA sering digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam institusi pendidikan tinggi dan lembaga riset. Bahan ini menjadi bagian penting dalam pengembangan senyawa baru, termasuk dalam bidang farmasi dan material. Ketersediaannya di pasar lokal membuatnya mudah diakses oleh para peneliti dan mahasiswa yang membutuhkan bahan ini untuk eksperimen mereka.
- Sintesis senyawa organik kompleks yang memerlukan struktur hidroksil dan karboksil
- Pembuatan polimer dengan sifat termoplastik dan kekuatan mekanik yang baik
- Pengembangan senyawa farmakologis yang memerlukan reaktivitas tinggi
- Reaksi kimia yang melibatkan pembentukan ikatan karbon-karbon
- Penelitian tentang sifat fisika dan kimia senyawa baru
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 618-83-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 500g |
| Bentuk fisik | Padat, berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari paparan cahaya langsung |
5-Hydroxyisophthalic Acid harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari paparan cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Bahan ini bersifat kimia yang stabil, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Dalam laboratorium, sebaiknya menggunakan alat pelindung seperti sarung tangan dan kacamata pelindung. Penyimpanan yang tepat akan memastikan kualitas bahan tetap terjaga sepanjang waktu penggunaan.
- Srivastava dkk. (2012). A novel cytoprotective antioxidant: 4-Hydroxyisophthalic acid. Food Chemistry doi:10.1016/j.foodchem.2011.12.032
- Yamada dkk. (2009). Microbial conversion of 5-sulfoisophthalic acid into 5-hydroxyisophthalic acid by Ochrobactrum anthropi S9. Biotechnology Letters doi:10.1007/s10529-009-0171-6
- S dkk. (2018). Neuroprotective action of 4-Hydroxyisophthalic acid against paraquat-induced motor impairment involves amelioration of mitochondrial damage and neurodegeneration in Drosophila. NeuroToxicology doi:10.1016/j.neuro.2018.04.006
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
