Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 17194-82-0

4-Hydroxyphenylacetamide TCI H0853

4-Hydroxyphenylacetamide TCI H0853

Identitas Kimia

No. CAS
17194-82-0
PubChem
CID 86986·SID 87571211
Rumus molekul
C8H9NO2
Berat molekul
151.16 g/mol
Kemurnian
>98.0%(HPLC)(N)
Basis data rujukan
ChEBI·ChemSpider·ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
2-(4-hydroxyphenyl)acetamide
SMILES
C1=CC(=CC=C1CC(=O)N)O
InChIKey
YBPAYPRLUDCSEY-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 637.350,00
Harga reguler Harga obral Rp 637.350,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI H0853 4-Hydroxyphenylacetamide adalah senyawa aromatik sederhana yang memadukan dua gugus fungsi bermanfaat dalam satu molekul ringkas, yaitu fenol pada cincin benzena dan amida primer pada rantai asetil di posisi para. Sebagai building block non-heterosiklik, senyawa ini menjadi bahan awal yang kerap dipakai di laboratorium sintesis organik dan kimia medisinal. Kerangka 4-hidroksifenilasetamida dikenal luas sebagai inti struktur pada beberapa bahan aktif farmasi, sehingga senyawa ini sering muncul dalam penelitian pengembangan obat, studi jalur sintesis, maupun praktikum kimia organik tingkat lanjut di perguruan tinggi.

Alasan utama pemilihan senyawa ini adalah reaktivitas dua gugusnya yang dapat dibedakan dengan cukup mudah. Gugus hidroksil fenolik bersifat asam lemah sehingga dapat dideprotonasi lalu dialkilasi dengan epoksida atau alkil halida untuk membentuk rantai eter, sementara gugus amida primer relatif stabil dan dapat dipertahankan utuh selama reaksi berlangsung, atau sebaliknya direduksi maupun didehidrasi bila diperlukan. Sifat padatannya yang mudah ditimbang dan dimurnikan melalui rekristalisasi menjadikan pengerjaan di laboratorium berlangsung praktis. Kepolaran molekulnya memberi kelarutan baik pada pelarut seperti metanol, etanol, DMF, dan DMSO.

Laboratorium di Indonesia memanfaatkan bahan ini pada riset farmasi, kimia organik sintetik, serta pengembangan metode analisis di universitas, lembaga penelitian, dan unit riset industri. Pilihan kemasan 25 g dan 500 g memberi keleluasaan: ukuran kecil untuk penjajakan kondisi reaksi atau keperluan pengajaran, dan ukuran besar untuk sintesis berulang, optimasi proses, maupun penyiapan bahan antara dalam jumlah memadai. Fleksibilitas ini membantu laboratorium mengatur belanja bahan sesuai tahapan penelitian yang sedang berjalan.

  • Bahan antara sintesis farmasi: kerangka 4-hidroksifenilasetamida menjadi inti sejumlah bahan aktif, sehingga senyawa ini dipakai sebagai titik awal jalur sintesis di riset kimia medisinal.
  • Reaksi alkilasi fenol dengan epoksida: gugus hidroksil para mudah dibuka-pasangkan dengan epiklorohidrin atau epoksida lain untuk membentuk rantai eter amino alkohol.
  • Studi kimia gugus amida: amida primer yang stabil menjadikannya substrat yang baik untuk menelaah reaksi dehidrasi menjadi nitril maupun reduksi menjadi amina.
  • Penyiapan standar dan bahan pembanding: strukturnya yang terdefinisi jelas berguna sebagai pembanding pada pengembangan metode HPLC, KLT, maupun verifikasi identitas hasil sintesis.
  • Latihan sintesis multi-tahap: dipakai pada praktikum lanjut karena memperlihatkan pengendalian kemoselektivitas antara gugus fenol dan amida dalam satu molekul sederhana.

Merek TCI (Tokyo Chemical Industry)
Nomor CAS 17194-82-0
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 25 g dan 500 g
Bentuk fisik padatan/serbuk pada suhu ruang; penampakan sesuai keterangan label dan sertifikat analisis tiap lot
Penyimpanan simpan di tempat sejuk dan kering, wadah tertutup rapat, hindari kelembapan

Simpan bahan pada suhu ruang yang terkendali di lemari bahan kimia yang kering dan berventilasi, jauh dari sumber panas, asam kuat, dan basa kuat. Gunakan wadah asli dengan tutup rapat agar serbuk tidak menyerap uap air, karena kelembapan tinggi khas iklim tropis dapat membuat padatan menggumpal dan menyulitkan penimbangan. Kenakan sarung tangan nitril, kacamata pelindung, dan jas laboratorium saat menakar, serta lakukan penimbangan di area berventilasi baik untuk menghindari terhirupnya debu halus. Bersihkan sisa bahan pada leher botol sebelum menutup kembali, dan ikuti lembar data keselamatan pemasok.

  • Wagh dkk. (1991). A high-performance liquid chromatographic method for the monitoring and quantification of the synthesis of p-hydroxyphenylacetamide. Journal of Chromatography A doi:10.1016/0021-9673(91)85167-e
  • Davis dkk. (2005). The isolation and synthesis of 3-chloro-4-hydroxyphenylacetamide produced by a plant-associated microfungus of the genus Xylaria. Tetrahedron Letters doi:10.1016/j.tetlet.2004.12.057
  • Luo dkk. (2024). Determination and analysis of 4-hydroxyphenylacetamide solubility in different solvents by Hansen solubility parameters, solvent effect and thermodynamic properties. Journal of Molecular Liquids doi:10.1016/j.molliq.2024.125673

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.