Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 2396-80-7

Methyl 5-Hexenoate TCI H0872

Methyl 5-Hexenoate TCI H0872

Identitas Kimia

No. CAS
2396-80-7
PubChem
CID 520082·SID 87571229
Rumus molekul
C7H12O2
Berat molekul
128.17 g/mol
Kemurnian
>98.0%(GC)
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
methyl hex-5-enoate
SMILES
COC(=O)CCCC=C
InChIKey
ASKDFGVMJZMYEM-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 4.584.300,00
Harga reguler Harga obral Rp 4.584.300,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI H0872 Methyl 5-Hexenoate adalah ester metil dari asam karboksilat berantai enam karbon yang memiliki ikatan rangkap terminal pada ujung rantainya. Struktur sederhana namun bifungsional ini menjadikannya salah satu building block alifatik yang paling sering dipakai di laboratorium sintesis organik. Kehadiran gugus ester di satu ujung dan alkena terminal di ujung lain memungkinkan peneliti melakukan transformasi pada kedua sisi molekul secara terpisah, sehingga senyawa ini kerap dipakai sebagai penghubung rantai dalam pembangunan molekul target yang lebih besar.

Sifat yang membuatnya diminati adalah reaktivitas alkena terminalnya yang tinggi terhadap berbagai reaksi modern seperti metatesis olefin, hidroformilasi, hidroborasi, epoksidasi, serta adisi tiol-ena. Alkena terminal umumnya bereaksi lebih cepat dan lebih selektif dibandingkan alkena internal, sehingga hasil reaksi lebih mudah dikendalikan. Sementara itu gugus ester bersifat relatif inert pada banyak kondisi reaksi tersebut, namun tetap dapat dihidrolisis, direduksi menjadi alkohol, atau diubah menjadi amida ketika diperlukan. Kombinasi kestabilan dan reaktivitas terarah inilah yang membuat perencanaan sintesis menjadi lebih rapi.

Di laboratorium Indonesia, senyawa ini bermanfaat bagi kelompok riset katalisis, kimia polimer, dan sintesis senyawa organik yang mempelajari pembentukan cincin maupun modifikasi rantai alifatik. Kemasan 5 g dan 25 g mendukung baik percobaan penjajakan kondisi maupun pengerjaan berulang untuk optimasi katalis. Sifatnya yang berupa cairan memudahkan pengambilan dengan mikropipet atau syringe sehingga penakaran skala kecil dapat dilakukan dengan cepat dan akurat.

  • Substrat metatesis olefin, karena alkena terminalnya bereaksi efisien dengan katalis rutenium sehingga cocok untuk penutupan cincin maupun metatesis silang.
  • Reaksi hidroformilasi dan hidroborasi, sebab posisi ikatan rangkap di ujung rantai memberi regioselektivitas yang jelas dan produk yang mudah diidentifikasi.
  • Sintesis lakton dan makrosiklik, mengingat kombinasi ester serta alkena pada satu rantai memudahkan strategi penutupan cincin intramolekul secara terkendali.
  • Modifikasi tiol-ena untuk kimia polimer, karena alkena terminal merupakan pasangan reaksi klasik radikal tiol yang berlangsung cepat dan bersih.
  • Bahan penghubung rantai alifatik, sebab gugus esternya dapat diubah menjadi alkohol, amida, atau asam sesuai kebutuhan tahap sintesis berikutnya.

Merek TCI (Tokyo Chemical Industry), kode katalog H0872
Nomor CAS 2396-80-7
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 5 g dan 25 g
Bentuk fisik cairan pada suhu ruang; rincian lot tercantum pada Certificate of Analysis
Penyimpanan wadah tertutup rapat, tempat sejuk, jauh dari sumber api dan oksidator

Sebagai ester cair dengan alkena terminal, bahan ini harus disimpan dalam botol tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan berventilasi baik, jauh dari sumber nyala, percikan listrik, serta bahan pengoksidasi kuat. Pengambilan sebaiknya dilakukan di dalam lemari asam menggunakan syringe atau pipet kaca agar uapnya tidak terhirup. Untuk pemakaian pada reaksi katalitik yang sensitif, sebagian laboratorium menyimpan botol di bawah atmosfer gas inert guna membatasi kontak dengan udara. Gunakan jas laboratorium, sarung tangan nitril, dan kacamata pengaman; tangani tumpahan dengan bahan penyerap inert, lalu kumpulkan sebagai limbah pelarut organik sesuai prosedur institusi.

  • Esmaeily dkk. (2025). Methyl hexenoate and linalool emitted by hot peppers repel western flower thrips (Frankliniella occidentalis) and attract their predator (Orius laevigatus). Scientific Reports doi:10.1038/s41598-025-26633-6

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.