Ethyl (S)-(+)-3-Hydroxybutyrate adalah ester etil dari asam 3-hidroksibutirat dengan konfigurasi S yang murni secara optik, menjadikannya salah satu blok pembangun kiral yang paling banyak dipakai dalam sintesis asimetris. Molekulnya menyandang tiga elemen berguna sekaligus: pusat stereogenik yang sudah terbentuk, gugus hidroksil sekunder yang dapat dimodifikasi, serta gugus ester yang mudah diubah menjadi asam, alkohol, amida, atau aldehida. Di laboratorium, senyawa ini menjadi titik awal ekonomis untuk membangun molekul kompleks yang memerlukan kemurnian stereokimia tinggi.
Alasan utama pemilihan senyawa ini adalah ketersediaannya sebagai bahan kiral dari sumber alami, yakni turunan poli-3-hidroksibutirat yang dihasilkan mikroorganisme, sehingga pusat stereogeniknya sudah tersedia tanpa perlu tahapan resolusi yang mahal. Ukuran molekulnya yang ringkas dan gugus fungsi yang saling berdekatan memudahkan pengendalian stereokimia pada reaksi berikutnya, termasuk induksi asimetris pada pusat kiral baru. Gugus hidroksilnya dapat dilindungi dengan berbagai gugus pelindung standar, sedangkan esternya dapat direduksi atau dihidrolisis secara selektif. Fleksibilitas inilah yang menjadikannya reagen andalan pada sintesis total produk alam dan pembangunan fragmen poliketida.
Di Indonesia, senyawa ini banyak dipakai kelompok riset kimia organik sintetik dan kimia medisinal di perguruan tinggi serta lembaga penelitian yang mengembangkan senyawa bioaktif. Peneliti bioplastik berbasis polihidroksialkanoat juga menggunakannya sebagai senyawa acuan dalam analisis monomer. Kemasan 5 g dan 25 g memberi keleluasaan antara optimasi rute sintesis dan pengerjaan skala preparatif.
- Blok pembangun kiral untuk sintesis total produk alam, karena pusat stereogeniknya sudah terbentuk sehingga menghemat langkah resolusi maupun katalisis asimetris.
- Pembangunan fragmen poliketida dan makrolida, sebab pola hidroksil-metil pada rantainya sesuai dengan motif berulang yang umum pada kerangka tersebut.
- Sintesis senyawa aktif farmasi enantiomurni, mengingat kemurnian optik bahan awal sangat menentukan aktivitas biologis dan profil keamanan produk akhir.
- Auksiliar dan substrat kajian induksi asimetris, karena stereokimia yang sudah ada dapat mengarahkan pembentukan pusat kiral baru pada reaksi berikutnya.
- Senyawa acuan analisis monomer polihidroksialkanoat, sebab ester ini lazim terbentuk saat depolimerisasi dan dapat dipakai sebagai pembanding kromatografi.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 56816-01-4 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Asymmetric Synthesis > Chiral Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5 g, 25 g |
| Bentuk fisik | cairan |
| Penyimpanan | simpan di tempat sejuk, kering, tertutup rapat |
Simpan Ethyl (S)-(+)-3-Hydroxybutyrate dalam wadah aslinya yang tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan berventilasi baik, jauh dari sumber panas, nyala api, serta bahan pengoksidasi kuat. Karena berupa cairan ester, uapnya sebaiknya tidak terhirup, sehingga pemindahan dilakukan di dalam lemari asam. Untuk menjaga kemurnian optik dan mencegah hidrolisis, hindari kontak dengan uap air maupun basa kuat, dan pertimbangkan penyimpanan di bawah gas inert bila botol sering dibuka. Gunakan sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas laboratorium, serta pakai pipet atau jarum bersih dan kering setiap kali mengambil bahan.
—
