Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 7389-87-9

L-Histidine Methyl Ester Dihydrochloride TCI H0977

L-Histidine Methyl Ester Dihydrochloride TCI H0977
Harga reguler Rp 955.500,00
Harga reguler Harga obral Rp 955.500,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 4-5 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

L-Histidine Methyl Ester Dihydrochloride adalah turunan asam amino histidin yang gugus karboksilatnya telah diesterifikasi menjadi metil ester, dan disediakan dalam bentuk garam dihidroklorida agar lebih stabil serta mudah ditangani. Bentuk terlindungi pada ujung karboksil ini merupakan kebutuhan mendasar dalam kimia peptida, karena memungkinkan penggandengan terarah pada ujung amino tanpa terjadi reaksi silang yang tidak diinginkan. Di laboratorium, senyawa ini menjadi bahan awal untuk sintesis peptida, peptidomimetik, serta berbagai turunan histidin yang dipakai dalam penelitian biokimia dan kimia medisinal.

Karakteristik yang membuat produk ini dipilih adalah stabilitas bentuk garamnya dan kemurnian stereokimia L yang terjaga. Sebagai garam dihidroklorida, senyawa berbentuk padatan yang jauh lebih mudah ditimbang dan disimpan dibanding basa bebasnya yang cenderung tidak stabil. Cincin imidazol pada rantai samping histidin memberi sifat khas berupa kemampuan berkoordinasi dengan ion logam dan berperan dalam katalisis asam-basa, sifat yang sangat dihargai dalam perancangan peptida fungsional dan enzim tiruan. Gugus metil ester sendiri dapat dihidrolisis kembali dengan mudah pada tahap akhir sintesis, sehingga berfungsi sebagai gugus pelindung sementara yang praktis dan hemat langkah.

Laboratorium biokimia, kimia peptida, dan bioteknologi di Indonesia menggunakan bahan ini untuk sintesis peptida pendek, penelitian ligan pengikat logam, serta pengembangan senyawa uji biologis. Program pascasarjana yang meneliti interaksi protein-logam dan katalis berbasis peptida juga kerap membutuhkannya. Pilihan kemasan 5 g dan 25 g memenuhi kebutuhan sintesis skala laboratorium secara fleksibel.

  • Bahan awal sintesis peptida fase larutan, karena ujung karboksilnya sudah terlindungi sehingga penggandengan dapat diarahkan pada gugus amino secara selektif.
  • Pembuatan turunan dan analog histidin, sebab gugus ester serta cincin imidazol menyediakan dua titik modifikasi yang dapat dikerjakan secara berurutan.
  • Penelitian ligan pengikat ion logam, mengingat cincin imidazol histidin merupakan donor nitrogen utama pada situs pengikatan logam di banyak protein alami.
  • Pengembangan katalis berbasis peptida dan enzim tiruan, karena histidin berperan penting dalam mekanisme katalisis asam-basa pada situs aktif enzim.
  • Sintesis senyawa peptidomimetik untuk skrining farmasi, sebab kerangka asam amino terlindungi memudahkan pembangunan pustaka senyawa dengan variasi terkendali.

Merek TCI
Nomor CAS 7389-87-9
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Chemical Biology > Peptide Chemistry
Ukuran kemasan 5 g, 25 g
Bentuk fisik padatan (serbuk/kristal)
Penyimpanan simpan di tempat sejuk, kering, tertutup rapat, hindari kelembapan

Simpan L-Histidine Methyl Ester Dihydrochloride dalam wadah asli yang tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, karena garam asam amino umumnya bersifat menyerap air dan dapat menggumpal bila terpapar udara lembap. Penyimpanan dingin sesuai keterangan label membantu menjaga kualitas untuk pemakaian jangka panjang. Biarkan wadah mencapai suhu ruang sebelum dibuka agar tidak terjadi pengembunan pada serbuk. Jauhkan dari basa kuat yang dapat menghidrolisis gugus ester sebelum waktunya. Gunakan sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas laboratorium, serta timbang di area berventilasi baik dengan spatula bersih dan kering.

  • Gonsago dkk. (2011). Crystallization, spectral, and thermal characterization of l-histidine methyl ester dihydrochloride (LHMED). Journal of Thermal Analysis and Calorimetry doi:10.1007/s10973-011-1719-y
  • Vilchiz dkk. (1996). L-Histidine Methyl Ester Dihydrochloride. Acta Crystallographica Section C Crystal Structure Communications doi:10.1107/s0108270195013308
  • Rodrigo dkk. (2015). Binary diffusion coefficients of l-histidine methyl ester dihydrochloride in aqueous solutions. The Journal of Chemical Thermodynamics doi:10.1016/j.jct.2015.05.013

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.