1,2-Hexadecanediol adalah senyawa kimia yang tergolong dalam kategori building blocks kimia. Bahan ini memiliki struktur molekuler yang terdiri dari dua grup hidroksil (-OH) yang terletak di kedua ujung molekul heksadecan. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa kompleks, khususnya dalam reaksi kimia yang memerlukan pengikatan dua molekul melalui reaksi hidrolisis atau esterifikasi.
Karena memiliki dua grup hidroksil yang aktif, 1,2-Hexadecanediol sangat reaktif terhadap berbagai reaksi kimia seperti esterifikasi, amidasi, dan pembentukan polimer. Sifat ini menjadikannya pilihan ideal dalam pembuatan bahan kimia berbasis polimer, surfaktan, atau bahan pelarut. Karena sifatnya yang stabil dan tidak mudah terdegradasi, bahan ini juga digunakan dalam formulasi produk kosmetik dan farmasi.
Di laboratorium Indonesia, 1,2-Hexadecanediol digunakan secara luas dalam penelitian kimia organik dan industri farmasi. Bahan ini menjadi bagian penting dalam pengembangan senyawa baru yang memiliki aplikasi medis, kosmetik, atau industri. Ketersediaannya di pasar lokal memudahkan para peneliti untuk mengakses bahan yang diperlukan tanpa harus mengimpor dari luar negeri.
- Sintesis senyawa polimer untuk pengembangan bahan biodegradable
- Pembuatan surfaktan non-ionic dalam formulasi produk kecantikan
- Reaksi esterifikasi untuk produksi bahan pelarut organik
- Pengembangan bahan aktif farmasi dengan struktur kompleks
- Penelitian kimia organik dalam pembentukan senyawa heterosiklik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 6920-24-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk kristal |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Bahan ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari sumber panas dan sinar matahari langsung. Karena bersifat hidrofilik, sebaiknya disimpan dalam lingkungan yang terkontrol untuk mencegah penyerapan kelembapan. Selama penyimpanan, hindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung saat menangani bahan ini.
- Kobayashi dkk. (1995). Phase Transition of 1,16‐Hexadecanediol. Crystal Research and Technology doi:10.1002/crat.2170300413
- Ramírez-Cardona dkk. (2018). Study of the High Temperature Phase of 1,16-Hexadecanediol by Polarized Light Microscopy and Glancing Incidence X-Ray Diffraction. Microscopy and Microanalysis doi:10.1017/s1431927618011728
- Moya dkk. (2015). Tuning the magnetic properties of Co-ferrite nanoparticles through the 1,2-hexadecanediol concentration in the reaction mixture. Physical Chemistry Chemical Physics doi:10.1039/c5cp01052g
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
