TCI H1201 82632-80-2 2,3,6,7,10,11-Hexabromotriphenylene adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai eksperimen kimia, terutama dalam sintesis senyawa organik kompleks. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium untuk membangun struktur molekuler yang lebih besar, sebagai bahan baku dalam reaksi kimia tertentu. Sebagai salah satu senyawa pembangun non-heterosiklik, senyawa ini memiliki peran penting dalam pengembangan senyawa baru yang memiliki sifat khusus.
Senyawa ini memiliki struktur molekuler yang kompleks dengan enam atom bromin yang terikat pada tiga cincin fenil. Sifat kimia dan fisika yang stabil membuatnya menjadi pilihan yang baik untuk eksperimen yang memerlukan kestabilan tinggi. Karena sifatnya yang tidak mudah bereaksi, senyawa ini cocok untuk digunakan dalam lingkungan laboratorium yang memerlukan kontrol ketat terhadap reaksi kimia.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan oleh peneliti kimia dan ilmuwan untuk eksperimen yang memerlukan senyawa dengan sifat bromin yang tinggi. Bahan ini sering ditemukan dalam penelitian terkait bahan kimia sintetik, polimer, dan bahan kimia berbasis organik. Dengan ketersediaan yang cukup, senyawa ini menjadi pilihan yang relevan untuk berbagai kebutuhan laboratorium di Indonesia.
- Digunakan dalam sintesis senyawa organik kompleks karena struktur molekulnya yang stabil dan reaktivitas yang terkendali.
- Cocok untuk eksperimen kimia yang memerlukan bahan baku dengan sifat bromin tinggi untuk menghasilkan senyawa baru.
- Bermanfaat dalam penelitian polimer karena kemampuannya untuk berikatan dengan berbagai molekul organik.
- Dapat digunakan dalam pengembangan bahan kimia sintetik untuk aplikasi industri dan penelitian.
- Berguna dalam studi sifat kimia dan reaktivitas senyawa bromin pada berbagai kondisi lingkungan.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 82632-80-2 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 100mg, 1g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan. |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup yang kedap udara, jauh dari sumber cahaya dan kelembapan. Penyimpanan dalam lingkungan kering dan dingin sangat dianjurkan untuk mempertahankan stabilitasnya. Wadah harus terbuat dari bahan tahan korosi seperti plastik atau gelas. Dalam penanganan, harus dipakai alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau inhalasi. Selalu pastikan area kerja bersih dan terkontrol untuk mencegah risiko kecelakaan.
- Nagatomo dkk. (2020). Mesh structure formed by hexabromotriphenylene on Au (111) and Cu (111). Japanese Journal of Applied Physics doi:10.7567/1347-4065/ab5c98
- Goryunkov dkk. (2020). Dissociative Electron Attachment to 2,3,6,7,10,11-Hexabromotriphenylene. The Journal of Physical Chemistry A doi:10.1021/acs.jpca.9b11088
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
