Triphenylene adalah senyawa kimia organik yang memiliki struktur aromatik kompleks, terdiri dari tiga cincin benzena yang terhubung secara planar. Bahan ini sering digunakan dalam laboratorium sebagai bahan dasar untuk sintesis senyawa kompleks, terutama dalam bidang kimia organik dan material. Karena sifatnya yang stabil dan reaktivitas yang terkendali, Triphenylene menjadi pilihan utama dalam pembuatan senyawa dengan struktur tertentu.
Triphenylene memiliki sifat kimia yang unik, termasuk kemampuan untuk berikatan dengan berbagai grup fungsional, sehingga sangat fleksibel dalam aplikasi kimia. Bahan ini juga memiliki titik leleh yang tinggi dan daya tahan terhadap oksidasi, yang membuatnya cocok untuk penggunaan dalam kondisi laboratorium yang ketat. Karena kestabilannya, Triphenylene sering dipilih sebagai bahan baku dalam sintesis senyawa dengan sifat tertentu.
Di laboratorium Indonesia, Triphenylene digunakan dalam berbagai penelitian kimia, khususnya dalam pengembangan material baru dan senyawa organik. Bahan ini juga ditemukan dalam penelitian terkait teknologi tinggi, seperti dalam pembuatan bahan elektronik dan material polimer. Ketersediaannya dalam bentuk kecil seperti 100mg dan 1g memudahkan penggunaan dalam skala kecil hingga menengah.
Brosur TCI (PDF)
- Nanocarbon Materials 2026-09-30 · hal. 8
Produk TCI terkait
- TCI T3267 217-59-4 Triphenylene (purified by sublimation)
- Biphenylene, CAS 259-79-0, TCI B6284
- Triphenylethylene, CAS 58-72-0, TCI T1834
- 2,2-Diphenylethan-1-ol, CAS 1883-32-5, TCI P3200
- 2,3,6,7,10,11-Hexabromotriphenylene, CAS 82632-80-2, TCI H1201
- 2,3,6,7,10,11-Hexamethoxytriphenylene, CAS 808-57-1, TCI H0898
- Sintesis senyawa organik kompleks untuk penelitian material baru
- Pengembangan bahan polimer dengan sifat tertentu
- Penelitian tentang struktur molekuler dan reaktivitas kimia
- Pembuatan bahan elektronik seperti dioda dan komponen semikonduktor
- Studi tentang interaksi molekuler dalam lingkungan kimia tertentu
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 217-59-4 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 100mg, 1g |
| Bentuk fisik | Padat, berbentuk kristal |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Triphenylene harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan terlindung dari paparan cahaya langsung serta kelembapan. Tempat penyimpanan yang ideal adalah di ruang laboratorium yang sejuk dan kering. Saat menangani bahan ini, pengguna harus memakai sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau saluran pernapasan. Bahan ini tidak beracun dalam dosis kecil, tetapi tetap perlu dianggap sebagai bahan kimia yang memerlukan penanganan hati-hati.
- Cinacchi dkk. (2008). Estimate of Benzene−Triphenylene and Triphenylene−Triphenylene Interactions: A Topic Relevant to Columnar Discotic Liquid Crystals. The Journal of Physical Chemistry C doi:10.1021/jp0776917
- Gupta dkk. (2012). Novel triphenylene−ammonium−ammonium−triphenylene-based discotic ionic liquid crystalline dimers. Liquid Crystals doi:10.1080/02678292.2012.720289
- Guo dkk. (2016). Triphenylene–perylene–triphenylene triads with bay-substituents: synthesis, mesomorphism, and electron transfer properties. Tetrahedron Letters doi:10.1016/j.tetlet.2016.08.004
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.





