Hydrogen Hexachloroplatinate(IV) Hexahydrate, yang lebih akrab disebut asam kloroplatinat atau asam heksakloroplatinat, adalah sumber platinum terlarut yang paling banyak digunakan di laboratorium. Senyawa ini merupakan kompleks anionik dengan enam ligan klorida yang mengelilingi pusat platinum bervalensi empat, hadir dalam bentuk terhidrat. Perannya di laboratorium sangat mendasar: hampir semua jalur menuju katalis platinum, baik katalis homogen maupun katalis tertopang, serta hampir semua proses pelapisan platinum, bermula dari prekursor ini karena kemudahannya dilarutkan dan direduksi.
Alasan senyawa ini menjadi standar adalah kelarutannya yang sangat baik dalam air, alkohol, dan beberapa pelarut polar lain, sesuatu yang jarang dimiliki senyawa platinum. Sifat tersebut memungkinkan impregnasi penyangga berpori seperti karbon aktif, alumina, atau silika secara merata, yang kemudian tinggal direduksi menjadi nanopartikel platinum terdispersi halus. Selain itu, kompleks ini bertindak sebagai prekursor katalis hidrosililasi yang sangat aktif, dan mudah dikonversi menjadi berbagai kompleks platinum lain melalui pertukaran ligan. Sifat higroskopis dan deliquescent-nya adalah konsekuensi wajar dari struktur terhidrat tersebut.
Laboratorium di Indonesia memanfaatkan bahan ini pada riset katalisis heterogen, sel bahan bakar, elektrokimia, dan ilmu material, serta pada penyiapan elektroda platinum berlapis di laboratorium analisis. Mengingat platinum merupakan logam mulia yang penggunaannya sangat diperhitungkan, kemasan 1 g merupakan ukuran yang wajar dan cukup untuk banyak sekali preparasi katalis skala laboratorium yang biasanya hanya memerlukan beberapa miligram logam per batch.
- Prekursor katalis platinum tertopang, karena kelarutannya yang tinggi memungkinkan impregnasi merata pada penyangga karbon, alumina, maupun silika berpori.
- Katalis hidrosililasi pada kimia organosilikon, sebab kompleks platinum turunannya dikenal sangat aktif untuk penambahan ikatan Si–H ke gugus alkena.
- Pembuatan elektroda dan pelapisan platinum, karena larutannya dapat langsung dipakai untuk elektrodeposisi lapisan platinum hitam pada permukaan konduktif.
- Sintesis nanopartikel platinum koloid, sebab reduksi terkendali dari prekursor ini menghasilkan partikel dengan ukuran dan distribusi yang dapat diatur.
- Penelitian sel bahan bakar dan elektrokatalisis, karena platinum tetap menjadi acuan utama untuk reaksi reduksi oksigen maupun oksidasi hidrogen.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 18497-13-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Catalysis and Inorganic Chemistry > Transition Elements [Catalysis and Inorganic Chemistry] |
| Ukuran kemasan | 1 g |
| Bentuk fisik | padatan kristalin terhidrat yang higroskopis; rujuk Certificate of Analysis lot yang diterima |
| Penyimpanan | wadah tertutup sangat rapat, tempat sejuk dan kering, terlindung dari cahaya |
Bahan ini sangat higroskopis bahkan cenderung deliquescent, sehingga wajib disimpan dalam wadah yang benar-benar tertutup rapat dan sebaiknya di dalam desikator. Paparan udara lembap akan membuat kristal menyerap air, menggumpal, dan menyulitkan penimbangan yang akurat, yang sangat penting mengingat nilai logam mulia di dalamnya. Larutannya bersifat asam dan korosif, mampu menodai kulit serta merusak permukaan logam, sehingga penanganan harus dilakukan di lemari asam dengan sarung tangan, kacamata pengaman, dan jas laboratorium. Hindari kontak dengan logam reaktif, dan kumpulkan seluruh limbah mengandung platinum secara terpisah untuk pemulihan logam.
- Spieker dkk. (2003). An EXAFS study of the coordination chemistry of hydrogen hexachloroplatinate (IV). Applied Catalysis A: General doi:10.1016/s0926-860x(02)00537-9
- Spieker dkk. (2002). An EXAFS study of the co-ordination chemistry of hydrogen hexachloroplatinate(IV). Applied Catalysis A: General doi:10.1016/s0926-860x(02)00116-3
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
