Nickel(II) Sulfate Hexahydrate (NiSO₄·6H₂O) adalah senyawa anorganik yang sering digunakan dalam berbagai eksperimen kimia di laboratorium. Bahan ini memiliki struktur kristal yang stabil dan mudah larut dalam air, sehingga sangat cocok untuk reaksi kimia yang memerlukan pelarut berair. Sebagai sumber ion nickel, senyawa ini berperan penting dalam sintesis senyawa kompleks, katalisis, dan analisis kuantitatif. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk membuat larutan standar atau sebagai reagen dalam reaksi redoks.
Nickel(II) Sulfate Hexahydrate memiliki sifat kimia yang konsisten dan stabil dalam kondisi normal, sehingga memudahkan penggunaan dalam berbagai aplikasi laboratorium. Senyawa ini juga memiliki daya tarik yang tinggi terhadap ion logam lain, menjadikannya bahan yang sangat diminati dalam proses pengendapan dan penjernihan. Karena sifatnya yang tidak mudah terdegradasi, senyawa ini sangat aman untuk digunakan dalam eksperimen jangka panjang.
Di Indonesia, Nickel(II) Sulfate Hexahydrate menjadi bahan yang sangat populer dalam laboratorium kimia dan industri. Banyak institusi pendidikan dan penelitian menggunakan bahan ini untuk eksperimen yang berkaitan dengan kimia anorganik, katalisis, dan analisis kimia. Ketersediaan dan kehandalannya menjadikannya pilihan utama di berbagai bidang ilmu pengetahuan dan teknologi.
- Digunakan dalam sintesis senyawa kompleks logam untuk studi struktur molekuler
- Cocok untuk reaksi katalisis dalam proses pembuatan bahan kimia organik
- Bahan utama dalam pembuatan larutan standar untuk analisis kuantitatif
- Dapat digunakan dalam proses pengendapan untuk isolasi senyawa tertentu
- Memiliki peran penting dalam eksperimen redoks untuk menentukan potensial elektroda
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 10101-97-0 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Catalysis and Inorganic Chemistry > Transition Elements |
| Ukuran kemasan | 25g, 500g |
| Bentuk fisik | Kristal berwarna putih |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari kelembapan dan sinar matahari langsung |
Nickel(II) Sulfate Hexahydrate harus disimpan dalam wadah kaca atau plastik yang kedap udara untuk mencegah penyerapan kelembapan. Bahan ini sangat sensitif terhadap kelembapan, sehingga penyimpanan dalam lingkungan kering sangat dianjurkan. Saat menangani bahan ini, pengguna harus memakai sarung tangan dan masker untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau inhalasi. Selain itu, bahan ini tidak boleh disimpan bersama bahan kimia yang bersifat asam atau basa kuat untuk mencegah reaksi kimia yang tidak diinginkan.
- Deng dkk. (2018). Separation and Precipitation of Nickel from Acidic Sulfate Leaching Solution of Molybdenum-Nickel Black Shale by Potassium Nickel Sulfate Hexahydrate Crystallization. JOM doi:10.1007/s11837-018-2778-3
- Hu dkk. (2021). Hydrate-Based Method to Remove Cr(III) and Ni(II) in Chromium Hydroxide Sulfate and Nickel Sulfate Hexahydrate Solutions. Journal of Chemical & Engineering Data doi:10.1021/acs.jced.1c00592
- Zhuang dkk. (2006). Growth and Characterization of Potassium Cobalt Nickel Sulfate Hexahydrate for UV Light Filters.. ChemInform doi:10.1002/chin.200650015
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
