Nickel(II) Hydroxide (Ni(OH)₂) adalah senyawa kimia berbentuk padat yang digunakan secara luas dalam berbagai reaksi kimia dan proses industri. Bahan ini memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat berperan sebagai katalis atau bahan bantu dalam reaksi reduksi dan oksidasi. Di laboratorium, senyawa ini sering digunakan untuk mempercepat reaksi kimia tertentu, terutama dalam bidang katalisis dan kimia inorganik. Nickel(II) Hydroxide juga digunakan dalam pembuatan bahan elektroda, terutama dalam baterai dan sel elektrokimia.
Nickel(II) Hydroxide memiliki struktur kristal yang rapat dan memiliki sifat hidrofobik yang membuatnya tahan terhadap reaksi dengan air dalam kondisi tertentu. Senyawa ini juga memiliki kemampuan untuk menyerap ion logam, sehingga cocok untuk aplikasi dalam proses adsorpsi dan pemurnian. Sifat kimianya yang tidak mudah bereaksi dengan bahan kimia umum menjadikannya pilihan yang aman dan efisien dalam penggunaan laboratorium.
Di laboratorium Indonesia, Nickel(II) Hydroxide sering digunakan dalam penelitian kimia, terutama dalam bidang katalisis dan kimia inorganik. Bahan ini juga menjadi bagian dari eksperimen yang melibatkan reaksi redoks dan pembuatan senyawa kompleks. Karena ketersediaannya yang relatif mudah dan kualitasnya yang baik, senyawa ini sangat diminati oleh para peneliti dan praktisi kimia di berbagai institusi pendidikan dan penelitian.
- Sebagai katalis dalam reaksi redoks untuk mempercepat proses kimia
- Digunakan dalam sintesis senyawa kompleks logam untuk studi struktur molekuler
- Bahan bantu dalam proses adsorpsi ion logam untuk analisis kualitatif dan kuantitatif
- Komponen utama dalam pembuatan elektroda untuk sel elektrokimia dan baterai
- Alat bantu dalam eksperimen kimia inorganik untuk studi sifat kimia logam
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 12054-48-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Catalysis and Inorganic Chemistry > Transition Elements |
| Ukuran kemasan | 25g, 500g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari kelembapan |
Nickel(II) Hydroxide harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan terlindung dari kelembapan untuk mencegah reaksi kimia yang tidak diinginkan. Bahan ini bersifat tidak mudah bereaksi, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan air atau bahan kimia berlebih. Penggunaan harus dilakukan dalam ruang laboratorium yang terkontrol, dengan menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Pastikan wadah tidak terbuka dan disimpan di tempat yang aman dan terpisah dari bahan berbahaya lainnya.
- Kim dkk. (2019). Comparative Study on Morphological and Electrochemical Properties of Nickel–Cobalt Double Hydroxide, Cobalt Hydroxide, and Nickel Hydroxide. Journal of Electronic Materials doi:10.1007/s11664-019-07051-7
- Yang dkk. (2008). Electrodeposited nickel hydroxide on nickel foam with ultrahigh capacitance. Chemical Communications doi:10.1039/b815647f
- Yi dkk. (2024). Nickel hydroxide-based energy storage devices: nickel-metal hydride batteries vs. nickel hydroxide hybrid supercapacitors. Carbon Neutrality doi:10.1007/s43979-024-00114-7
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
