Nickel(III) Oxide Black (Ni₂O₃) adalah senyawa anorganik yang digunakan dalam berbagai eksperimen kimia, terutama dalam bidang katalisis dan reaksi kimia. Bahan ini sering ditemukan dalam proses oksidasi dan reduksi, serta dalam pembuatan bahan kimia yang memerlukan reaktivitas tinggi. Sebagai salah satu oksida logam transisi, Ni₂O₃ memiliki sifat kimia yang unik, seperti kemampuan untuk berperan sebagai katalis dalam reaksi tertentu. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk sintesis senyawa kompleks atau dalam analisis kimia yang memerlukan reaksi spesifik.
Nickel(III) Oxide Black memiliki sifat fisika dan kimia yang stabil, tetapi juga sangat reaktif terhadap lingkungan tertentu. Warnanya yang gelap menunjukkan struktur kristal yang rapat dan kepadatan tinggi. Karena sifatnya yang tidak mudah larut dalam air, bahan ini cocok untuk aplikasi yang membutuhkan kestabilan dalam kondisi tertentu. Selain itu, kemampuannya untuk berinteraksi dengan berbagai senyawa kimia membuatnya menjadi pilihan yang ideal dalam penelitian kimia lanjutan.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, Nickel(III) Oxide Black sering digunakan dalam penelitian kimia terapan, seperti dalam pembuatan bahan elektrokimia, katalis, atau dalam studi reaksi kimia yang memerlukan bahan dengan sifat oksidatif tinggi. Bahan ini juga menjadi bagian dari program penelitian yang fokus pada pengembangan teknologi kimia baru, terutama di institusi penelitian dan universitas di Indonesia.
- Sebagai katalis dalam reaksi oksidasi dan reduksi untuk meningkatkan efisiensi reaksi kimia
- Digunakan dalam sintesis senyawa kompleks untuk mempercepat proses reaksi kimia tertentu
- Berperan dalam analisis kimia untuk mengidentifikasi keberadaan logam transisi dalam sampel
- Dalam pembuatan bahan elektrokimia untuk aplikasi dalam sel bahan bakar atau baterai
- Cocok untuk penelitian katalis berbasis logam transisi dalam bidang teknologi tinggi
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 1314-06-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Catalysis and Inorganic Chemistry > Transition Elements |
| Ukuran kemasan | 50g, 250g |
| Bentuk fisik | Serbuk padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari kelembapan |
Nickel(III) Oxide Black harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari sumber air untuk mencegah reaksi kimia yang tidak diinginkan. Bahan ini bersifat tidak mudah larut dalam air, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan air untuk menjaga kestabilannya. Dalam penggunaan, pastikan menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk mencegah paparan langsung. Simpan di tempat yang sejuk dan kering untuk memperpanjang masa simpan bahan.
- Ukrainian State Chemical and Technological University dkk. (2010). Electrolytic co-deposition Cobalt Oxide (III) with Nickel (III) and Chrome (III) oxides and formation of binary oxide compounds. Electrochemical Energetics doi:10.18500/1608-4039-2010-10-4-195-201
- JAMES dkk. (1994). ChemInform Abstract: Preparation, Structure and Magnetic Properties of a New Nickel(III) Oxide: YbSr3NiO6.. ChemInform doi:10.1002/chin.199435027
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
