Nickel(II) Oxide (NiO) adalah senyawa anorganik berwarna hijau yang sering digunakan dalam berbagai reaksi kimia dan proses katalitik. Bahan ini memiliki struktur kristal yang stabil dan memiliki kemampuan untuk berfungsi sebagai katalis dalam reaksi oksidasi dan reduksi. Dalam laboratorium, NiO sering digunakan untuk mempercepat reaksi kimia tanpa terlibat langsung dalam produk akhir. Karena sifatnya yang inert dan stabil, NiO juga digunakan sebagai bahan bantu dalam pembuatan senyawa lain atau dalam proses pemurnian.
Nickel(II) Oxide memiliki sifat kimia yang tidak reaktif terhadap kebanyakan asam dan basa, sehingga sangat cocok untuk digunakan dalam lingkungan laboratorium yang memerlukan kestabilan kimia. Bahan ini juga memiliki titik leleh tinggi, sehingga dapat digunakan dalam kondisi suhu tinggi tanpa mengalami perubahan struktur. Karena warna hijau yang khas, NiO juga sering digunakan sebagai indikator dalam beberapa reaksi kimia tertentu.
Di laboratorium Indonesia, Nickel(II) Oxide digunakan secara luas dalam berbagai bidang seperti kimia analitik, katalisis, dan penelitian material. Bahan ini sangat relevan untuk penelitian yang memerlukan senyawa katalitik atau bahan bantu dalam sintesis senyawa kompleks. Ketersediaan produk dengan berbagai ukuran kemasan juga memudahkan penggunaan dalam skala kecil hingga menengah.
Brosur TCI (PDF)
- Metallic Salts 2025-11-06 · hal. 6
- Transition Metal Catalysts 2026-04-10 · hal. 11
Produk TCI terkait
- Digunakan dalam reaksi katalitik untuk mempercepat proses oksidasi
- Cocok untuk sintesis senyawa kompleks dalam bidang kimia organik
- Dapat berfungsi sebagai bahan bantu dalam proses pemurnian logam
- Digunakan dalam analisis kimia untuk mengidentifikasi ion logam
- Memiliki potensi dalam penelitian material baru untuk aplikasi industri
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 1313-99-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Catalysis and Inorganic Chemistry > Metallic Salts |
| Ukuran kemasan | 25g, 100g |
| Bentuk fisik | Serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari kelembapan |
Nickel(II) Oxide harus disimpan dalam wadah tertutup yang kedap udara dan jauh dari sumber panas serta kelembapan. Bahan ini bersifat tidak beracun, tetapi tetap perlu ditangani dengan hati-hati untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Dalam laboratorium, NiO sebaiknya disimpan di tempat yang kering dan terlindungi dari sinar matahari langsung. Selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung saat menangani produk ini.
- Sharma dkk. (1997). Reduction of nickel oxide by carbon: II. Interaction between nickel oxide and natural graphite. Carbon doi:10.1016/s0008-6223(97)83727-x
- Rajalakshmi dkk. (2024). Synthesis, characterization, and biomedical potential of nickel oxide and Silver-doped nickel oxide nanoparticles via green synthesis method. Physica B: Condensed Matter doi:10.1016/j.physb.2024.416237
- Davolio dkk. (1998). The ‘memory effect’ on nickel oxide electrodes:electrochemical and mechanical aspects. Journal of Applied Electrochemistry doi:10.1023/a:1003452327919
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
