Lithium Nickel Cobalt Oxide (LiNi0.8Co0.2O2) adalah bahan kimia yang digunakan dalam berbagai eksperimen kimia, terutama dalam bidang katalisis dan kimia inorganik. Bahan ini memiliki struktur kristal yang kompleks dan merupakan salah satu komponen utama dalam baterai lithium-ion, yang saat ini menjadi pusat perhatian dalam penelitian energi. Dalam laboratorium, LiNi0.8Co0.2O2 sering digunakan sebagai katalis dalam reaksi redoks dan proses sintesis senyawa kompleks.
Salah satu karakteristik utama dari LiNi0.8Co0.2O2 adalah stabilitas kimianya yang tinggi dan kemampuannya untuk berfungsi sebagai mediator dalam reaksi elektrokimia. Bahan ini juga memiliki sifat konduktivitas ion yang baik, yang memungkinkannya digunakan dalam berbagai aplikasi teknologi dan penelitian. Karena sifat ini, LiNi0.8Co0.2O2 menjadi pilihan utama untuk eksperimen yang memerlukan reaksi yang efisien dan stabil.
Di laboratorium Indonesia, LiNi0.8Co0.2O2 digunakan dalam penelitian terkait energi, material, dan kimia lingkungan. Bahan ini sangat relevan untuk penelitian yang berkembang di bidang baterai dan katalis, yang merupakan bagian dari upaya peningkatan teknologi lokal. Dengan adanya bahan ini, para peneliti dapat mengembangkan solusi inovatif yang sesuai dengan kebutuhan industri dan lingkungan.
- Penelitian baterai lithium-ion untuk pengembangan energi bersih
- Sintesis senyawa kompleks dalam reaksi redoks dan katalisis
- Pengujian kinerja material dalam aplikasi elektrokimia
- Eksperimen kimia lingkungan untuk analisis reaksi oksidasi
- Pengembangan katalis berbasis logam transisi untuk industri kimia
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 113066-89-0 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Catalysis and Inorganic Chemistry > Main-group Elements |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari kelembapan dan sinar matahari langsung |
Lithium Nickel Cobalt Oxide harus disimpan dalam wadah tertutup yang kedap udara dan jauh dari sumber panas serta kelembapan. Bahan ini bersifat reaktif dan perlu ditangani dengan hati-hati menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Penyimpanan yang tepat akan memastikan stabilitas bahan dan mencegah reaksi tidak diinginkan. Selain itu, bahan ini sebaiknya tidak disimpan bersama bahan kimia lain yang bersifat korosif atau reaktif tinggi.
- Visco dkk. (2014). Title III Lithium-Ion Battery Project – Lithium Cobalt Oxide, Lithium Nickel Cobalt Aluminum Oxide & Meso Carbon Micro Beads Domestic Manufacturing Development. ECS Meeting Abstracts doi:10.1149/ma2014-01/2/212
- Rim dkk. (2013). Electrochemical performance of cobalt-substituted lithium nickel oxides synthesized from lithium and nickel carbonates and cobalt oxide. Ceramics International doi:10.1016/j.ceramint.2012.07.006
- Song dkk. (2012). Electrochemical characteristics of cobalt-substituted lithium nickel oxides synthesized from lithium hydro-oxide and nickel and cobalt oxides. Ceramics International doi:10.1016/j.ceramint.2012.05.044
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
