Lithium Oxide (Li₂O) adalah senyawa anorganik yang digunakan secara luas dalam berbagai eksperimen kimia, terutama dalam bidang katalisis dan kimia anorganik. Sebagai oksida logam alkali, lithium oksida memiliki sifat kimia yang sangat reaktif, sehingga sering digunakan sebagai bahan bantu dalam reaksi kimia yang memerlukan pengaturan lingkungan reaktif. Dalam laboratorium, senyawa ini sering diaplikasikan untuk menghasilkan senyawa lain yang memiliki struktur kompleks atau untuk meningkatkan reaktivitas bahan-bahan kimia lain.
Lithium oxide memiliki sifat kimia yang sangat reaktif terutama terhadap air dan asam. Senyawa ini bersifat hidrofobik namun sangat reaktif terhadap lingkungan basa. Karakteristik ini menjadikannya pilihan ideal dalam reaksi yang memerlukan kontrol lingkungan kimia yang ketat. Selain itu, lithium oxide memiliki titik leleh yang tinggi, sehingga memungkinkan penggunaannya dalam kondisi suhu tinggi tanpa mengalami degradasi.
Di laboratorium Indonesia, lithium oxide digunakan dalam berbagai penelitian ilmiah, termasuk dalam bidang kimia anorganik, katalisis, dan pembuatan bahan kimia khusus. Produk ini sangat relevan untuk institusi pendidikan tinggi dan lembaga penelitian yang membutuhkan bahan kimia dengan sifat reaktif dan spesifik.
- Digunakan dalam sintesis senyawa anorganik kompleks yang memerlukan lingkungan reaktif
- Cocok untuk reaksi katalitik yang memerlukan pengaturan pH dan lingkungan kimia tertentu
- Dapat digunakan dalam pembuatan bahan kimia berbasis logam alkali
- Berguna dalam eksperimen kimia untuk menghasilkan senyawa dengan struktur tertentu
- Sering dipakai dalam penelitian material baru yang memerlukan reaktivitas tinggi
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 12057-24-8 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Catalysis and Inorganic Chemistry > Main-group Elements |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari kelembapan |
Lithium oxide harus disimpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari sumber air, karena sangat reaktif terhadap kelembapan. Wadah yang digunakan harus terbuat dari bahan tahan korosi, seperti plastik atau logam. Dalam penanganan, harus menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Bahan ini tidak boleh disimpan bersama bahan kimia yang bersifat asam atau basa kuat, karena dapat menyebabkan reaksi yang berbahaya.
- Ranganath dkk. (2016). Role of Metal-Lithium Oxide Interfaces in the Extra Lithium Capacity of Metal Oxide Lithium-Ion Battery Anode Materials. Journal of The Electrochemical Society doi:10.1149/2.0281610jes
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
