Lithium sulfide (Li₂S) adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia dan proses sintesis di laboratorium. Sebagai salah satu senyawa sulfida, lithium sulfide memiliki peran penting dalam katalisis, pembuatan bahan kimia, serta dalam penelitian ilmu material. Bahan ini sering digunakan sebagai komponen dalam reaksi reduksi dan oksidasi, serta dalam pembuatan senyawa kompleks. Dalam konteks laboratorium, lithium sulfide digunakan untuk menghasilkan senyawa lain yang memiliki sifat kimia tertentu.
Lithium sulfide memiliki sifat kimia yang cukup reaktif, terutama terhadap air dan udara. Senyawa ini bersifat padat, berwarna putih, dan memiliki aroma khas. Karena sifat reaktivitasnya, lithium sulfide harus ditangani dengan hati-hati untuk menghindari reaksi yang tidak diinginkan. Karena keberadaannya yang stabil dalam kondisi tertentu, lithium sulfide menjadi pilihan yang baik untuk berbagai eksperimen kimia yang membutuhkan senyawa sulfida.
Dalam laboratorium Indonesia, lithium sulfide sering digunakan dalam penelitian kimia, terutama dalam bidang katalisis dan sintesis senyawa organik. Bahan ini juga digunakan dalam penelitian ilmu material dan kimia anorganik, dimana keberadaannya membantu dalam pengembangan bahan baru. Ketersediaannya di pasar lokal memudahkan para peneliti dan mahasiswa untuk mengakses bahan ini secara langsung tanpa harus mengimpor dari luar negeri.
- Reaksi kimia dalam sintesis senyawa organik karena sifat reduktifnya.
- Pembuatan bahan kimia anorganik dalam proses katalisis.
- Penelitian ilmu material untuk pengembangan bahan baru.
- Eksperimen kimia dalam bidang elektrokimia dan baterai.
- Pengujian sifat kimia dalam analisis komposisi senyawa kompleks.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 12136-58-2 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Catalysis and Inorganic Chemistry > Main-group Elements |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari air. |
Lithium sulfide harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari sumber air untuk mencegah reaksi kimia yang tidak diinginkan. Bahan ini bersifat reaktif dan harus ditangani dengan sarung tangan dan alat pelindung lainnya. Simpan di tempat sejuk dan kering, serta hindari paparan langsung dari udara bebas. Pastikan wadah tertutup rapat untuk mencegah kontaminasi dan reaksi kimia yang tidak terkendali.
- Naseri dkk. (2019). 2D Li2S monolayer: A global minimum lithium sulfide sandwich. Chemical Physics Letters doi:10.1016/j.cplett.2019.02.047
- Park dkk. (2025). Novel production process for lithium sulfide from lithium hydroxide by reacting with hydrogen sulfide gas generated from iron sulfide. Sustainable Materials and Technologies doi:10.1016/j.susmat.2025.e01269
- Saccone dkk. (2021). Understanding and Mitigating Mechanical Degradation in Li-S Batteries: Lithium Sulfide Particle Compressions and Additive Manufacturing of Lithium Sulfide-Carbon Composites. ECS Meeting Abstracts doi:10.1149/ma2021-0113mtgabs
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
