9-(2-Hydroxyethyl)adenine adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai eksperimen laboratorium terkait biokimia dan biologi molekuler. Senyawa ini termasuk dalam kategori nukleosida dan merupakan komponen penting dalam penelitian tentang DNA, RNA, serta proses transkripsi dan translasi. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk sintesis senyawa lain atau sebagai reagen dalam reaksi kimia tertentu yang memerlukan struktur nukleosida.
Karakteristik utama dari 9-(2-Hydroxyethyl)adenine adalah struktur molekulnya yang kompleks dan kemampuannya untuk berikatan dengan berbagai molekul biologis. Senyawa ini memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, sehingga memudahkan proses penyimpanan dan penggunaan di laboratorium. Selain itu, kemurnian tinggi dari senyawa ini menjadikannya pilihan utama untuk eksperimen yang membutuhkan akurasi dan presisi tinggi.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian terkait genetika, farmakologi, dan bioteknologi. Peneliti lokal menggunakan senyawa ini untuk pengembangan obat, studi tentang mekanisme penyakit, serta eksperimen terkait modifikasi DNA. Ketersediaan senyawa ini di pasar lokal memudahkan para peneliti untuk melakukan eksperimen tanpa harus mengimpor bahan dari luar negeri.
Brosur TCI (PDF)
- Nucleosides, Nucleotides, Nucleic Acids and Related Reagents 2026-03-23 · hal. 4
- Penelitian tentang mekanisme transkripsi dan translasi pada sel manusia
- Pengembangan obat yang berbasis senyawa nukleosida
- Eksperimen sintesis senyawa biologis yang memiliki aktivitas farmakologis
- Studi tentang efek toksik senyawa kimia pada sistem genetik
- Penelitian terkait modifikasi DNA dan RNA untuk aplikasi bioteknologi
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 707-99-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Life Science > Biochemicals and Reagents > Nucleosides, Nucleotides, Oligonucleotides |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat, berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup yang kedap udara, di tempat yang sejuk dan kering. Hindari paparan langsung dari cahaya matahari dan kelembapan tinggi untuk mencegah degradasi. Saat mengambil atau menggunakan senyawa ini, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Jangan menyimpannya di area yang terbuka atau dekat sumber panas.
- Belmont-Sánchez dkk. (2020). Novel Cd (II) Coordination Polymers Afforded with EDTA or Trans-1,2-Cdta Chelators and Imidazole, Adenine, or 9-(2-Hydroxyethyl) Adenine Coligands. Crystals doi:10.3390/cryst10050391
- SAITO dkk. (1994). ChemInform Abstract: Purines. Part 54. Intramolecular Cyclization of 9‐Ethyl‐1‐(2‐ hydroxyethyl)adenine Caused by Nucleophiles: Formation of N6,1‐ Ethanoadenine Derivatives.. ChemInform doi:10.1002/chin.199407193
- Kitade dkk. (1997). Inhibitory effect on HT-1080 tumor cell invasion in vitro using 9-(2′-hydroxyethyl)adenine 2′-phosphates. Bioorganic & Medicinal Chemistry Letters doi:10.1016/s0960-894x(97)00116-9
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
