(R)-9-(2-Hydroxypropyl)adenine adalah senyawa kimia yang digunakan dalam penelitian farmakologi dan pengembangan obat. Bahan ini berperan sebagai bahan dasar (building block) dalam sintesis senyawa aktif farmakologis, terutama dalam pengembangan obat yang memiliki mekanisme kerja terkait dengan interaksi DNA atau RNA. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan untuk membangun struktur molekuler yang kompleks, sehingga menjadi bagian penting dalam penelitian yang bertujuan menghasilkan senyawa baru dengan aktivitas biologis spesifik.
Senyawa ini memiliki struktur kimia yang kompleks dan stabil dalam kondisi tertentu, sehingga memungkinkan proses sintesis yang efisien dan akurat. Karena sifatnya yang reaktif, senyawa ini dapat berpartisipasi dalam berbagai reaksi kimia, seperti reaksi substitusi, kondensasi, atau reaksi redoks. Kemampuannya untuk berikatan dengan berbagai gugus fungsional menjadikannya pilihan yang ideal dalam penelitian kimia organik dan farmakologi.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian yang berkaitan dengan pengembangan obat baru, terutama dalam bidang farmakologi dan biokimia. Peneliti lokal sering memanfaatkan bahan ini untuk memperluas pemahaman tentang mekanisme kerja senyawa farmakologis dan untuk mengembangkan terapi medis yang lebih efektif dan aman.
Brosur TCI (PDF)
- Nucleosides, Nucleotides, Nucleic Acids and Related Reagents 2026-03-23 · hal. 4
Produk TCI terkait
- Pengembangan obat baru dalam penelitian farmakologi karena kemampuannya sebagai bahan dasar sintesis senyawa aktif.
- Penelitian tentang interaksi molekuler dalam bidang biokimia dan genetika untuk memahami mekanisme kerja obat.
- Sintesis senyawa kimia kompleks dalam laboratorium kimia organik untuk eksperimen eksperimental.
- Pengujian aktivitas biologis senyawa baru dalam bidang farmakologi dan farmakokinetik.
- Penelitian tentang modifikasi struktur molekuler untuk meningkatkan efektivitas dan keamanan obat.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 14047-28-0 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Pharmaceutical Development and Drug Discovery Research Reagents > Building Blocks for Pharmaceutical Ingredients |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat (serbuk) |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari paparan sinar matahari langsung dan sumber panas. Penggunaan wadah kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia disarankan untuk meminimalkan risiko kontaminasi. Dalam laboratorium, penanganan harus dilakukan dengan menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker, karena sifat kimia yang reaktif dan potensial iritasi.
- Rivera dkk. (2016). Enzymatic approach toward the synthesis of isotopically labeled ( R )-9-(2-hydroxypropyl)adenine. Tetrahedron Letters doi:10.1016/j.tetlet.2016.01.087
- Janeba dkk. (2010). ChemInform Abstract: Alternative Synthesis of 9‐{3‐[(Diisopropoxyphosphoryl)methoxy]‐2‐hydroxypropyl}adenine and Its Free Phosphonates Substituted at the C‐8 Position of Purine Base.. ChemInform doi:10.1002/chin.201030209
- Grúz dkk. (1993). Mutagenicity of 3-azido-1,2-propanediol and 9-(3-azido-2-hydroxypropyl)-adenine in repair deficient strains of Escherichia coli. Mutation Research Letters doi:10.1016/0165-7992(93)90002-d
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
