Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 3516-95-8

2'-Hydroxy-3-phenylpropiophenone TCI H1313

2'-Hydroxy-3-phenylpropiophenone TCI H1313

Identitas Kimia

No. CAS
3516-95-8
PubChem
CID 77052·SID 125307867
Rumus molekul
C15H14O2
Berat molekul
226.27 g/mol
Kemurnian
>98.0%(GC)
Basis data rujukan
ChemSpider·ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
1-(2-hydroxyphenyl)-3-phenylpropan-1-one
SMILES
C1=CC=C(C=C1)CCC(=O)C2=CC=CC=C2O
InChIKey
JCPGMXJLFWGRMZ-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 477.750,00
Harga reguler Harga obral Rp 477.750,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

2'-Hydroxy-3-phenylpropiophenone adalah keton aromatik yang memadukan gugus hidroksil fenolik pada posisi orto terhadap gugus karbonil dengan rantai fenilpropil pada sisi lainnya. Struktur semacam ini dikenal luas sebagai dihidrokalkon, kerangka yang menjadi titik tolak banyak penelitian senyawa bioaktif turunan flavonoid. Di laboratorium, senyawa ini berperan sebagai blok bangunan yang siap disiklisasi, dikondensasi, atau dimodifikasi lebih lanjut untuk membangun sistem cincin yang lebih kompleks dalam program sintesis organik.

Daya tarik utamanya terletak pada hubungan geometris antara gugus hidroksil orto dan karbonil, yang memungkinkan terbentuknya ikatan hidrogen intramolekul sekaligus membuka jalan reaksi siklisasi menjadi kerangka kromanon atau flavanon. Gugus karbonil ketonnya tetap reaktif terhadap reagen nukleofilik dan kondensasi aldol, sementara cincin aromatik ganda memberi sifat kristalinitas yang baik sehingga produk turunannya relatif mudah dimurnikan. Sebagai padatan yang stabil pada kondisi penyimpanan normal, senyawa ini praktis ditangani dalam pekerjaan sintesis rutin.

Di laboratorium Indonesia, senyawa dengan kerangka dihidrokalkon banyak diminati oleh peneliti kimia bahan alam dan kimia medisinal, terutama yang menekuni sintesis analog flavonoid. Pilihan kemasan 5 g dan 25 g memudahkan laboratorium akademik menyesuaikan pengadaan dengan kebutuhan penelitian tesis maupun proyek riset multitahun yang membutuhkan pasokan lebih konsisten.

  • Sintesis analog flavonoid: menjadi prekursor langsung pembentukan kerangka flavanon dan kromanon melalui siklisasi yang memanfaatkan gugus hidroksil orto terhadap karbonil.
  • Reaksi kondensasi aldol: gugus karbonil ketonnya bereaksi dengan aldehida aromatik untuk membentuk kalkon tersubstitusi sebagai senyawa antara penelitian.
  • Penelitian kimia bahan alam sintetik: dipakai membangun analog senyawa fenolik alami guna membandingkan sifat kimia dan aktivitas dengan senyawa asli.
  • Kajian ikatan hidrogen intramolekul: strukturnya menjadi model pembelajaran pengaruh ikatan hidrogen orto terhadap spektrum inframerah dan resonansi magnet inti.
  • Preparasi senyawa antara heterosiklik: kerangkanya dapat diubah menjadi berbagai sistem cincin teroksigenasi yang menjadi inti banyak molekul target farmasi.

Merek TCI
Nomor CAS 3516-95-8
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 5 g dan 25 g
Bentuk fisik padatan
Penyimpanan simpan di tempat sejuk dan kering, terlindung dari cahaya, wadah tertutup rapat

Tempatkan senyawa ini dalam wadah tertutup rapat di ruang penyimpanan yang sejuk, kering, dan berventilasi, serta terlindung dari cahaya langsung karena senyawa fenolik keton dapat menggelap bila lama terpapar udara dan sinar. Gunakan spatula bersih dan kering pada setiap pengambilan agar tidak terjadi kontaminasi silang antarbahan. Kenakan sarung tangan, kacamata pengaman, dan jas laboratorium selama penanganan, dan hindari menghirup debunya dengan menimbang di area berventilasi baik. Bersihkan tumpahan serbuk secara mekanis, lalu buang sesuai prosedur limbah kimia laboratorium.

—