Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 100784-20-1

Halosulfuron-methyl TCI H1374

Halosulfuron-methyl TCI H1374

Identitas Kimia

No. CAS
100784-20-1
PubChem
CID 91763·SID 160871038
Rumus molekul
C13H15ClN6O7S
Berat molekul
434.81 g/mol
Kemurnian
>98.0%(HPLC)(T)
Basis data rujukan
ChEBI·ChemSpider·ECHA·Wikipedia
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
methyl 3-chloro-5-[(4,6-dimethoxypyrimidin-2-yl)carbamoylsulfamoyl]-1-methylpyrazole-4-carboxylate
SMILES
CN1C(=C(C(=N1)Cl)C(=O)OC)S(=O)(=O)NC(=O)NC2=NC(=CC(=N2)OC)OC
InChIKey
FMGZEUWROYGLAY-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 2.121.000,00
Harga reguler Harga obral Rp 2.121.000,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Halosulfuron-methyl adalah senyawa golongan sulfonilurea yang membawa gugus penghubung sulfonilurea di antara cincin pirazol terklorinasi dan cincin pirimidin bersubstituen metoksi. Di laboratorium, senyawa ini digunakan sebagai bahan penelitian dan bahan rujukan dalam studi yang menelaah pengaruh senyawa aktif terhadap sistem biologis, jalur metabolisme, serta keberadaan residu pada sampel lingkungan dan bahan pangan. Peranannya penting karena penelitian mengenai keamanan pangan dan pemantauan residu membutuhkan senyawa pembanding yang identitas serta strukturnya telah ditetapkan dengan jelas oleh pemasok bahan kimia riset.

Sifat yang membuat senyawa ini dipilih adalah struktur molekulnya yang khas dan mengandung beberapa heteroatom, sehingga memberikan pola fragmentasi yang mudah dikenali pada analisis spektrometri massa maupun serapan yang jelas pada detektor ultraviolet. Golongan sulfonilurea juga dikenal bekerja melalui penghambatan enzim asetolaktat sintase, suatu jalur yang menjadi objek kajian dalam penelitian biokimia tanaman dan mikroorganisme. Karena mekanisme kerjanya telah banyak dipelajari, senyawa ini menjadi model yang berguna ketika peneliti ingin menelusuri respons seluler maupun jalur biosintesis asam amino bercabang secara terkendali.

Di Indonesia, bahan ini banyak dibutuhkan oleh laboratorium pengujian residu, laboratorium karantina dan mutu produk pertanian, pusat penelitian pangan, serta laboratorium biologi sel yang mempelajari pengaruh senyawa terhadap metabolisme nutrisi. Kemasan satu gram memadai untuk penyiapan larutan induk dan kurva kalibrasi, sedangkan kemasan lima gram mendukung program pengujian rutin dengan jumlah sampel yang lebih besar.

Brosur TCI (PDF)

  • Bahan pembanding pada analisis residu di sampel pangan dan lingkungan, karena identitasnya yang pasti diperlukan untuk penyusunan kurva kalibrasi yang sahih.
  • Pengembangan dan validasi metode kromatografi cair terkopel spektrometri massa, sebab senyawa ini memberikan sinyal khas yang memudahkan penentuan batas deteksi metode.
  • Penelitian biokimia jalur asetolaktat sintase, karena golongan sulfonilurea menghambat enzim tersebut sehingga berguna untuk menelaah biosintesis asam amino bercabang.
  • Studi respons sel dan kultur terhadap senyawa aktif, di mana pengaruhnya pada pertumbuhan serta metabolisme nutrisi dievaluasi pada berbagai tingkat konsentrasi.
  • Kajian degradasi dan stabilitas senyawa di media uji, karena perubahan strukturnya dapat dipantau seiring waktu menggunakan instrumen analisis yang tersedia di laboratorium.

Merek TCI
Nomor CAS 100784-20-1
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Life Science > Cell Biology > Nutrition Research
Ukuran kemasan 1 g dan 5 g
Bentuk fisik padatan berwarna putih hingga hampir putih
Penyimpanan simpan di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya; hanya untuk keperluan penelitian

Simpan senyawa ini dalam wadah tertutup rapat pada tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya, terpisah dari bahan makanan, pakan, serta bahan kimia umum laboratorium. Penimbangan wajib dilakukan di dalam lemari asam menggunakan sarung tangan nitril, kacamata pelindung, masker, dan jas laboratorium, karena senyawa aktif golongan ini dapat menimbulkan risiko bila terhirup atau terkena kulit. Gunakan alat timbang khusus atau bersihkan menyeluruh setelah pemakaian untuk mencegah kontaminasi silang. Kumpulkan limbah dan wadah bekas melalui jalur pengelolaan limbah kimia berbahaya laboratorium.

  • European Food Safety Authority (2012). Conclusion on the peer review of the pesticide risk assessment of the active substance halosulfuron (evaluated variant halosulfuron‐methyl). EFSA Journal doi:10.2903/j.efsa.2012.2987
  • Johnston dkk. (2016). Dallisgrass (Paspalum dilatatum) Control with Thiencarbazone-methyl, Foramsulfuron, and Halosulfuron-methyl in Bermudagrass Turf. HortScience doi:10.21273/hortsci.51.6.754
  • Soltani dkk. (2012). Safening effect of bentazon on cloransulam-methyl and halosulfuron-methyl in dry bean. Agricultural Sciences doi:10.4236/as.2012.33043

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.