L-glycero-alpha-D-manno-heptopyranose 1,2,3,4,6,7-hexaacetate adalah senyawa kimia kompleks yang digunakan dalam penelitian bidang kimia biologi dan glikosains. Senyawa ini merupakan derivat asetil dari heptosa, yaitu gula heptosa yang memiliki struktur heptan. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai substrat atau inhibitor dalam studi enzim, terutama dalam reaksi yang melibatkan glikosilasi dan aktivitas enzim glikosilasi.
Senyawa ini memiliki struktur molekuler yang sangat spesifik, sehingga memungkinkan penggunaannya dalam studi interaksi molekuler yang presisi. Karena telah diasetilasi di beberapa posisi, senyawa ini relatif stabil dan tidak mudah terdegradasi, sehingga memudahkan penyimpanan dan penggunaan dalam jangka waktu yang lebih lama. Sifat ini menjadikannya pilihan yang baik untuk penelitian yang membutuhkan konsistensi dan akurasi.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian yang berkaitan dengan mekanisme enzim, terutama dalam bidang farmakologi, biokimia, dan kimia medis. Peneliti di berbagai institusi pendidikan dan penelitian menggunakan senyawa ini untuk memahami lebih dalam tentang proses biologis yang melibatkan glikosilasi dan aktivitas enzim.
Kelebihan (brosur TCI)
- Ester heksaasetil dari heptosa yang umumnya terdapat di dinding sel bakteri Gram-negatif
- Dapat digunakan untuk sintesis LPS (LipoPolysaccharides)
- Turunan L-glycero-D-manno heptosa yang terjangkau, kristalin, dan stabil di meja kerja
Brosur TCI (PDF)
- Affordable, Crystalline and Bench-stable Derivative of L-glycero-D-manno Heptose 2026-04-07 · hal. 1
- Dalam studi aktivitas enzim glikosilasi, senyawa ini digunakan sebagai substrat untuk mengamati efek enzim pada struktur glikosida.
- Senyawa ini cocok untuk penelitian tentang penghambatan enzim, karena strukturnya yang spesifik memungkinkan pengujian selektivitas inhibitor.
- Dalam bidang farmakologi, senyawa ini dapat digunakan untuk mengembangkan obat yang memanfaatkan mekanisme glikosilasi.
- Senyawa ini juga relevan dalam penelitian biokimia untuk memahami proses modifikasi glikosilasi pada protein.
- Penelitian tentang interaksi molekuler dalam sistem biologis bisa menggunakan senyawa ini sebagai model untuk mengamati reaksi kimia kompleks.
Dari brosur TCI
- Titik awal untuk jalur singkat menuju heptosa LD induk
- Probe kromogenik, misalnya untuk skrining enzim pemrosesan heptosa
- Blok bangunan donor dan akseptor untuk perakitan oligosakarida bakteri
- Sintesis oligosakarida: trisakarida inti dalam region inti Citrobacter PCM 187 LPS dan turunan dengan spacer
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 104486-80-8 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Chemical Biology > Glycoscience |
| Ukuran kemasan | 20mg, 100mg |
| Bentuk fisik | Padat, berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, dalam kondisi kering dan sejuk |
Data dari brosur TCI
| Kemasan | 20mg / 100mg |
|---|
Sumber: TCI brochure GG017 (2026-04-07)
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari paparan cahaya langsung. Penyimpanan dalam suhu kamar yang stabil dan kering sangat disarankan. Karena bersifat kimia, senyawa ini harus ditangani dengan hati-hati, menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Pastikan wadah tidak terbuka selama tidak digunakan untuk mencegah kontaminasi dan kehilangan konsentrasi.
—



![3810-74-0 Streptomycin Sulfate [for Protein Research] - AMI Scientific](http://amiscientific.com/cdn/shop/files/TCI2510S0834.jpg?v=1767139030&width=533)


