(+/-)-Shikonin adalah senyawa alami yang berasal dari tanaman *Lithospermum erythrorhizon*, yang dikenal dengan nama lokal sebagai *Shikon*. Bahan ini sering digunakan dalam penelitian biokimia dan farmakologi karena memiliki aktivitas antioksidan, anti-inflamasi, dan antitumor yang signifikan. Dalam laboratorium, senyawa ini digunakan untuk mengeksplorasi mekanisme kerja obat, pengembangan kandidat obat baru, serta studi tentang efek biologis senyawa alami.
(+/-)-Shikonin memiliki struktur kimia kompleks yang memungkinkan interaksi dengan berbagai target molekuler dalam sel, seperti protein, enzim, dan DNA. Sifat kimia dan fisika yang stabil membuatnya cocok untuk berbagai metode analisis, termasuk spektroskopi, kromatografi, dan uji aktivitas biologis. Karena sifatnya yang tidak mudah terurai, senyawa ini juga memudahkan penyimpanan dan penggunaan dalam berbagai kondisi laboratorium.
Di laboratorium Indonesia, (+/-)-Shikonin sering digunakan dalam penelitian bidang farmasi, biomedis, dan ekologi. Bahan ini menjadi alat penting untuk memperluas pemahaman tentang senyawa alami yang berasal dari flora Indonesia, serta untuk mengembangkan produk farmasi berbasis bahan lokal.
- Penelitian tentang efek antioksidan senyawa alami pada sel manusia
- Uji aktivitas antitumor untuk pengembangan obat baru
- Analisis kandungan kimia tanaman obat Indonesia menggunakan teknik kromatografi
- Pengujian inflamasi pada model sel untuk penelitian penyakit autoimun
- Studi interaksi molekuler antara senyawa alami dan protein target
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 54952-43-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Biochemicals and Reagents |
| Ukuran kemasan | 10mg, 50mg |
| Bentuk fisik | Padatan |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
(+/-)-Shikonin harus disimpan dalam wadah kaca atau plastik yang kedap udara, serta jauh dari cahaya matahari langsung. Tempat penyimpanan yang optimal adalah pada suhu kamar, dengan kelembapan rendah. Saat menangani bahan ini, penting untuk menggunakan sarung tangan dan masker untuk melindungi kulit serta pernapasan. Bahan ini tidak beracun, tetapi tetap perlu dianggap sebagai bahan kimia yang memerlukan perlakuan hati-hati dalam penggunaan dan pengolahan di laboratorium.
- Pulley dkk. (2004). Formal Total Synthesis of Shikonin via Doetz Benzannulation.. ChemInform doi:10.1002/chin.200443188
- Pietrosiuk dkk. (2005). Shikonin Derivatives fromLithospermum canescens.. Pharmaceutical Biology doi:10.1080/13880200590919555
- (2023). Retraction: Shikonin causes cell-cycle arrest and induces apoptosis by regulating the EGFR–NF-κB signalling pathway in human epidermoid carcinoma A431 cells. Bioscience Reports doi:10.1042/bsr-2015-0002_ret
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
