Hexahelicene (TCI H1894 187-83-7) adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa kompleks. Bahan ini memiliki struktur molekuler yang unik, berbentuk heliks dengan enam cincin aromatik yang terhubung secara teratur. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan pembangun (building block) untuk menghasilkan senyawa dengan sifat tertentu, seperti senyawa optik aktif atau senyawa dengan struktur kompleks.
Hexahelicene memiliki sifat kimia yang stabil dan reaktivitas yang terkendali, sehingga memungkinkan reaksi kimia yang presisi. Karena struktur molekulnya yang teratur, senyawa ini juga memiliki potensi dalam aplikasi optik dan material inovatif. Keunikan struktur dan sifat fisiknya membuatnya menjadi pilihan yang relevan dalam penelitian kimia organik.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, Hexahelicene digunakan oleh peneliti di berbagai institusi pendidikan dan penelitian untuk eksperimen kimia organik. Bahan ini sering ditemukan dalam penelitian yang berkaitan dengan sintesis senyawa kompleks, material baru, dan studi struktur molekul. Ketersediaannya di pasar lokal membuatnya mudah diakses oleh para ilmuwan dan mahasiswa yang membutuhkan bahan ini untuk eksperimen mereka.
- Sintesis senyawa kompleks untuk studi struktur molekul
- Pengembangan material optik dan elektronik berbasis senyawa aromatik
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa dengan struktur heliks
- Pembuatan senyawa dengan sifat optik aktif untuk aplikasi dalam teknologi
- Eksperimen kimia organik untuk memahami mekanisme reaksi kimia
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 187-83-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 20mg, 100mg |
| Bentuk fisik | Padat, berbentuk kristal |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Hexahelicene harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya matahari langsung dan sumber kelembapan. Penyimpanan dalam lingkungan kering dan dingin akan memperpanjang masa simpan bahan ini. Saat menangani bahan ini, penting untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker, karena senyawa ini bisa bersifat iritatif jika terkena kulit atau mata. Pastikan area kerja tetap bersih dan terkontrol untuk mencegah kontaminasi atau kebocoran.
- Prinsen dkk. (1995). The influence of the chiral environment in the photosynthesis of enantiomerically enriched hexahelicene. A sudden change in the chirality of hexahelicene by a change in the temperature of a chiral crystalline medium. Recueil des Travaux Chimiques des Pays-Bas doi:10.1002/recl.19951141108
- Aloui dkk. (2007). Synthesis and Characterization of New Hexahelicene Derivatives.. ChemInform doi:10.1002/chin.200724093
- Aloui dkk. (2009). An alternative approach to 3-(diphenylphosphino)hexahelicene. Tetrahedron Letters doi:10.1016/j.tetlet.2009.04.116
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
