Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 16914-68-4

Heptahelicene TCI H1911

Heptahelicene TCI H1911
Harga reguler Rp 4.347.000,00
Harga reguler Harga obral Rp 4.347.000,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 4-5 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI H1911 Heptahelicene, atau [7]helicene, adalah hidrokarbon aromatik polisiklik yang tersusun dari tujuh cincin benzena yang menyatu secara orto sehingga membentuk struktur menyerupai ulir atau tangga spiral. Bentuk heliks inilah yang membuat senyawa ini istimewa: ia bersifat kiral tanpa memiliki satu pun atom karbon stereogenik, karena kekiralannya lahir dari bentuk keseluruhan molekul. Di laboratorium, senyawa ini menjadi bahan rujukan penting bagi peneliti kimia material, kimia supramolekul, dan fotokimia yang mempelajari hubungan antara bentuk molekul dan sifat optiknya.

Sifat yang paling menonjol dan menjadi alasan utama pemilihannya adalah respons kiroptik yang kuat. Karena sistem elektron terkonjugasi yang luas tersusun mengikuti lintasan heliks, heptahelicene menunjukkan sinyal dikroisme sirkular yang besar dan menarik perhatian dalam kajian luminesensi terpolarisasi sirkular. Selain itu, sistem aromatik yang rapat membuatnya mampu menumpuk melalui interaksi pi–pi, sifat yang dimanfaatkan pada perancangan material elektronik organik. Kerangka karbon yang kaku juga memberikan stabilitas struktural yang baik, sehingga senyawa ini dapat diolah menjadi berbagai turunan tanpa kehilangan ciri heliksnya.

Laboratorium di Indonesia yang menggeluti material fungsional, perangkat optoelektronik organik, dan sensor kiral menggunakan heptahelicene terutama sebagai bahan pembanding dan bahan awal riset. Karena sintesisnya sendiri tergolong menantang, ketersediaan senyawa jadi dari pemasok reagen sangat menghemat waktu peneliti. Kemasan 10 mg memang kecil, namun sepadan dengan pola penggunaannya yang umumnya hanya memerlukan jumlah sangat sedikit untuk pengukuran spektroskopi dan pembuatan lapisan tipis.

  • Kajian dikroisme sirkular: sistem terkonjugasi berbentuk heliks menghasilkan sinyal kiroptik yang kuat sehingga senyawa ini menjadi rujukan sangat baik untuk kalibrasi dan kajian metode.
  • Riset luminesensi terpolarisasi sirkular: bentuk heliks yang kaku memberi respons optik terarah yang dicari peneliti dalam pengembangan material pemancar cahaya terpolarisasi.
  • Bahan model elektronik organik: sistem aromatik luas yang mampu bertumpuk melalui interaksi pi–pi menjadikannya model penelusuran hubungan antara susunan molekul dan hantaran muatan.
  • Pengembangan katalis dan reseptor kiral: kekiralan berbasis bentuk molekul memungkinkan perancangan turunan yang mengenali tamu kiral tanpa bergantung pada pusat stereogenik konvensional.
  • Kajian kimia aromatik polisiklik: kerangka tujuh cincin yang menyatu menjadikannya objek penelitian menarik untuk memahami aromatisitas, ketegangan cincin, dan perilaku spektroskopi senyawa terkonjugasi.

Merek TCI
Nomor CAS 16914-68-4
Rumus molekul
Kemurnian
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 10 mg
Bentuk fisik padatan kristalin
Penyimpanan simpan di tempat sejuk dan gelap, terlindung dari cahaya dan udara

Heptahelicene sebaiknya disimpan dalam wadah aslinya yang tertutup rapat dan terlindung dari cahaya, di tempat sejuk serta kering. Senyawa aromatik polisiklik umumnya peka terhadap paparan cahaya dan oksigen dalam jangka panjang, sehingga botol berwarna gelap atau pembungkus aluminium foil sangat dianjurkan. Karena kemasannya sangat kecil, gunakan spatula mikro yang bersih dan lakukan penimbangan pada neraca analitik di ruang bebas aliran udara agar bahan tidak terbuang percuma. Kenakan sarung tangan, masker, jas laboratorium, dan pelindung mata; hindari menghirup serbuk halus. Kumpulkan sisa bahan dan larutan bekas pada wadah limbah organik berlabel.

  • Champagne (2012). WITHDRAWN: Second-order NLO responses of heptahelicene and heptathiahelicene derivatives. Chemical Physics Letters doi:10.1016/j.cplett.2012.03.015
  • Seibel dkk. (2014). 2D conglomerate crystallization of heptahelicene. Chem. Commun. doi:10.1039/c4cc03574g
  • Seibel dkk. (2020). Double layer crystallization of heptahelicene on noble metal surfaces. Chirality doi:10.1002/chir.23235

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.